PALEMBANG, fornews.co – Jelang pelaksanaan Porprov Sumsel XIII tahun 2021 di OKU Raya, atlet Musi Rawas Utara (Muratara) seakan dihadapkan pada dejavu. Gagal berpartisipasi seperti pada Porprov Sumsel XII tahun 2019 di Prabumulih, kini membayangi para atlet kabupaten pemekaran Musi Rawas tersebut.
Dalam surat terbuka yang disampaikan Ketua Harian KONI Muratara Syapran Suprano pada Selasa (09/06), dinyatakan berdasarkan kondisi kekinian maka besar kemungkinan KONI Muratara akan kembali absen pada gelaran Porprov Sumsel XIII. Kondisi saat ini menurut Syapran, tak jauh berbeda dengan kondisi jelang Porprov XII Prabumulih.
“Persoalan ini sama persis dengan kejadian tahun 2019 bahkan lebih parah. Karena jangankan untuk (anggaran) Porprov, untuk operasional rutin saja KONI Muratara tidak dialokasikan dalam APBD 2020,” ujar Syapran.
Disampaikan Syapran, hal ini terjadi sebagai dampak tidak harmonisnya hubungan Bupati Muratara Syarif Hidayat dengan Ketua Umum KONI Muratara Devi Suhartoni. Meski menjanjikan anggaran persiapan untuk Porprov dimasukkan dalam APBD, namun sampai sekarang belum ada yang terealisasi.
“Untuk Porprov 2021, KONI Muratara hanya mendapat janji akan dialokasikan pada APBDP 2020. Tapi itu tak membuat kami percaya. Sebab Bupati Syarif Hidayat sudah dua kali berucap langsung kepada saya selaku Ketua Harian KONI Muratara akan mendukung penuh KONI dan olahraga di Muratara demi kebaikan anak anak dan dunia olahraga Muratara, namun faktanya semua ucapan itu tidak ada realisasinya,” tegas Syapran.
Syapran mengaku, KONI Muratara telah melakukan berbagai cara untuk bisa mengkomunikasikan mengenai hal ini dengan pihak Pemkab Muratara. Akan tetapi hingga kini belum menemui hasil sesuai harapan. (ije)

















