
PALEMBANG- Ditengah kesibukannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel, HM Giri Ramanda tetap menyempatkan diri memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan dunia kepariwisataan di Provinsi Sumsel.
Kegiatan ini dihadiri Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel Ahmad Najib, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga sekaligus sebagai Direktur Poltekpar Palembang.
Dalam kuliah umumnya, HM Giri Ramanda menyampaikan mengenai penyelenggaraan event Internasional Asean Games. Menurut politisi PDIP Sumsel, event tingkat dunia ini terakhir berlangsung di Indonesia pada tahun 1962, dan baru akan terulang kembali di 2018 mendatang.
“Sangat luar biasa sekali Asean Games dilaksanakan kembali di Indonesia 2018, dan Sumsel sebaga tuan rumah penyelenggara. Ini adalah suatu kebanggaan bagi kita sebagai masyarakat Sumsel,” ujar Giri di Graha Bina Praja (Audiotorium) Pemprov Sumsel, (25/11).
Sehubungan dengan Asean Games, lanjut Giri Ramanda, mahasiswa harus menciptakan keramahan dan disiplin agar nantinya bisa menjamu tamu dengan baik yang berdampak pada minat wiasatawan untuk datang ke Bumi Sriwijaya.
”Harapan saya kedepan, persaingan mahasiswa tak hanya wilayah Indonesia melainkan tingkat Asia Tenggara,”terang Giri.
Bukan hanya itu, kata Giri, mahasiswa harus mempunyai modal utama diantaranya harus menguasai Bahasa Inggris sehingga mempermudah dalam berkomunikasi dengan wisatawan asing, serta menciptakan kenyamanan tersendiri untuk para wisatawan asing selama berada di Sumsel.”Kalau mahasiswa tidak bisa berbahasa Inggris, bagaimana bisa menjamu tamu dari berbagai negara dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Poltekpar Palembang, Irene Camelyn menambahkan, angkatan pertama tahun ini ada sebanyak 200 orang. Poltekpar sendiri merupakan perguruan tinggi yang di subsidi langsung pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata RI. Menurut dia, dengan adanya Poltekpar Palembang, diharapkan akan memunculkan banyak peluang-peluang dari kabupaten/kota untuk terus meningkatkan dunia kepariwisaataan Sumsel.
“Saya harap angkatan pertama ini menjadi contoh bagi penerus selanjutnya sehingga menjadikan Poltekpar makin berwarna,”ucapnya.
Poltekpar pertama di Sumsel ini, lanjut dia, menyelenggarakan program pendidikan vokasi dalam disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi pariwisata. Pendirian Poltekpar yang berlokasi dikawasan Jakabaring Palembang ini, didukung penuh Pemerintah Provinsi Sumsel dengan harapan agar dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang tersertifikasi dibidang pariwisata.(tul/ian)

















