MUBA, fornews.co—Dinas Kesehatan Muba menyebut hingga 18 Juli 2021 di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, terdapat 212 warga yang menjalankan isolasi mandiri.
Isolasi mandiri bagi orang yang dinyatakan positif Covid-19 bukanlah aib. Tidak pula harus dikucilkan.
Upaya mereka berjuang melawan penyakit harus dihargai.
Itu karena mereka juga berjuang jangan sampai orang sekitarnya tertular.
Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi, menjelaskan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dapat disembuhkan dengan cara isolasi mandiri dengan syarat menggunakan panduan penerapan protokol kesehatan.
Tetapi, imbuh dr Azmi, masyarakat tetap harus waspada karena varian virus yang baru sudah masuk.
Namun, isolasi mandiri hanya direkomendasikan bagi yang dinyatakan positif Covid-19 melalui rapid antigen dan tidak bergejala.
Total isolasi mandiri adala 13 hari, yakni 10 hari setelah ada gejala atau positif ditambah 3 hari setelah bebas dari gejala demam.
Orang yang kena Covid-19 tanpa gejala tidak akan menular setelah melakukan isolasi mandiri selama 10 hari.
“Yakinlah bahwa Covid-19 sudah hilang,” ujar dr Azmi.
Lantas, apa saja yang harus dilakukan warga yang isolasi mandiri?
Berikut pedoman isolasi mandiri yang harus diikuti pasien Covid-19:
- Usia di bawah 45 tahun.
- Tidak memiliki komorbid, dan tanpa gejala.
- Syarat rumah, tinggal di kamar terpisah, ada kamar mandi di dalam rumah, dan sirkulasi udara berjalan baik.
Hal yang wajib dilakukan saat menjalani isoman care:
- Tetap dikamar dan dapat dihubungi.
- Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau pakai hand sanitizer.
- Menggunakan masker ganda dengan benar saat keluar kamar.
- Melakukan prosedur kebersihan lingkungan.
Selanjutnya, mengkonsumsi multivitamin dan minuman herbal peningkat imunitas tubuh serta melaksanakan kegiatan harian.
Masyarakat dapat segera menghubungi nomor 0812-3000-119 atau menghubungi fasyankes terdekat dan menghubungi Satgas COVID-19.
Atau, memanfaatkan fasilitas PSC 119 aplikasi Sirine Muba. (adam)

















