
BATURAJA, fornews.co-Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs H Kuryana Azis mengingatkan seluruh mahasiswa jaga situasi keamanan di desa binaannya, taati dan ikuti dengan baik instrukis dan program universitas yang bekerja sama dengan TNI dan Polri.
“Ketika nanti berada di desa binaannya, akan ditempatkan di rumah-rumah penduduk. Karenanya, ubah tingkah laku dan kesopanan, anggap rumah kita sendiri. Jangan diri sendiri dan rekan-rekannya terkhusus tempat mahasiswa KKN yang mandinya di sungai,” ujar Kuryana saat menyampaikan kata sambutannya saat melepas 418 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unbara tahun angkatan XVIII tahun 2017 di halaman Pemkab OKU, Rabu (11/01).
Di samping itu, Kuryana juga berpesan agar seluruh mahasiswa dapat fokus melaksanakan kegiatan KKN-nya, segera lapor dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI tentang apa yang telah diprogramkan, kerjasama seperti bahaya narkoba dan gangguan Kamtibmas. Selain itu, dirinya mengingatkan kepada Camat dan sekuruh Kades agar selalu memperhatikan mahasiswa KKN.
“Imbau masyarakat jangan sampai membuat malu desanya. Jangan ada kejadian mahasiswa yang sedang KKN seperti kehilangan barang atau disakiti oleh warga. Saya akan melakukan pengecekan ke desa-desa tempat KKN. Saya mau lihat aset-aset daerah ini melakukan aktifitas KKN-nya. Jangan sampai nanti saat saya di sana, mahasiswa tidak ada kegiataan apapun untuk desa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana KKN unbara angkatan ke XVIII Rini Efrianti SE MSi dalam laporannya mengatakan sebanyak 418 mahasiswa dari 5 Fakultas, Ekonomi sebanyak 145 mahasiswa, Fakultas Tekhnik 103 orang, Fakultas Pertanian sebanyak 56 orang, FKIP 93 serta Fisip 131 orang. Kegiatan KKN tersebut dilaksanakan di 3 kecamatan yakni Kecamatan Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, dan Kecamatan Pengandonan, yang terbagi menjadi 26 desa. Lama kegiatan dari tanggal 12 Januari hingga 26 Februari 2017.
“Agar mahasiswa memperoleh pengalaman dengan masyarakat binaan secara langsung, untuk memecahkan masalah pembangunan. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dari universitas ke tempat desa binaannya,” tandasnya. (wil)

















