
KAYUAGUNG – Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Ir H Ishak Mekki MM menjanjikan akan mengucurkan dana Rp86miliar yang diambil dari APBD Sumsel tahun anggaran 2017 untuk Kabupaten OKI. Dana itu diharap dapat digunakan untuk seluruh sektor pembangunan, khususnya infrastruktur.
“Tahun ini bantuan untuk OKI yang diambil dari APBD Sumsel sebesar Rp68 miliar. Di tahun 2017 nanti, kami akan mengalokasikan Rp86miliar untuk OKI. Jumlah ini belum termasuk Bangub untuk melanjutkan pembangunan jalan Sepucuk Kayuagung,”ujar Ishak Mekki.
Ishak mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas PUBM Sumsel terkait rencana Bangub Sumsel untuk infrastruktur jalan Sepucuk Kayuagung tahun depan. Bangub untuk jalan ini di luar dari APBD Sumsel karena pemberiannya akan dilakukan secara langsung.
“Seluruh Dinas PU dan SKPD lainnya di Pemprov Sumsel harus mengalokasikan dana yang lebih besar dan banyak karena geografis di OKI sangat luas dan memiliki jalan yang panjangnya ribuan kilometer,”terang Wagub Sumsel.
Pembangunan di OKI, lanjut Ishak, tidak bisa dibangun hanya dalam waktu 5 tahun, namun puluhan tahun. Luasnya wilayah dan minimnya anggaran tentu menjadi kendala untuk memperlihatkan secara rill pembangunan yang sudah dilakukan kepala daerah. “Membangun apapun, sepertinya tidak kelihatan. Karena luasnya wilayah OKI,”tegasnya.
Menanggapi rencana adanya Bangub Sumsel untuk infrastruktur Sepucuk Kayuagung disambut antusias oleh Bupati OKI, H Iskandar SE. Iskandar mengaku selama masa kepemimpinannya selama tiga tahun berkomitmen untuk melakukan pembangunan menyeluruh dan itu dilakukan secara bertahap.
“Jalan Sepucuk sangat strategis yang menghubungkan 5 kecamatan yakni Kayuagung, Pedamaran Timur, Cengal, Sungai Menang dan Mesuji. Pembangunan di OKI yang menggunakan dana APBD dilakukan dengan mengadopsi strategi per zona sehingga kualitasnya baik,”jelas Iskandar.(fian)

















