PALEMBANG, fornews.co – Isu evaluasi di tubuh tim Sriwijaya FC terus bergulir panas. Meski belum diumumkan secara resmi, namun nama-nama pemain yang hengkang di akhir putaran pertama Liga 1 ini mulai santer terdengar.
Dari kabar yang berseliweran di media sosial maupun internal tim, beberapa nama besar dan mengisi pos inti masuk daftar pemain yang akan dilepas. Ada Adam Alis, Alfin Tuasalamony, Novan Setya Sasongko, Bio Paulin, Marckho Sandy Meraudje, Alberto Goncalves, hingga sang kapten Hamka Hamzah.
Meski di laga terakhir menjamu PS TIRA para pemain menunjukkan motivasi bertanding yang tinggi dengan menggebuk lawan 4-1, namun hal itu tak meredakan kabar seputar evaluasi. Bahkan dari sumber internal Sriwijaya FC menyebutkan manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) sudah dua kali melakukan rapat evaluasi sebelum laga melawan PS TIRA.
Asisten Manajer Sriwijaya FC Achmad Haris, ketika dikonfirmasi seputar isu evaluasi tidak membantah jika manajemen akan memutus kerja sama dengan beberapa pemain. Tapi, Haris menolak menyebutkan identitas para pemain itu.
“Nantilah, dicari waktu yang pas (mengumumkannya). Mungkin setelah lawan Persija Jakarta dan sebelum away ke markas Mitra Kukar sudah diumumkan langsung oleh Presiden Sriwijaya FC atau Dirut PT SOM,” ujar Haris, Minggu (08/07).
Menurut Haris, evaluasi yang dilakukan bukan hanya berdasarkan penampilan di lapangan saja. Akan tetapi sikap pemain di luar lapangan juga menjadi pertimbangan manajemen.
“Bukan hanya butuh pemain hebat tapi Sriwijaya butuh pemain yang secara attitude juga bagus baik di dalam maupun luar lapangan. Ada pemain yang keluar, pastinya akan ada penggantinya. Tapi siapa-siapa, nantilah, sebab semua masih dalam proses,” ucapnya.
Dikabarkan masuk daftar pemain yang akan diputus kontrak manajemen, Hamka Hamzah mendapat dukungan dari kelompok suporter Ultras. Pada laga kontra PS TIRA, Jumat (06/07), suporter meneriakkan dengan lantang agar manajemen tetap mempertahankan sang kapten.
Meski Hamka yang usai pertandingan kontra PS TIRA enggan diwawancarai, namun melalui unggahan video di akun instagramnya, kapten Sriwijaya FC ini memendam kekecewaan atas isu evaluasi yang beredar dan membuat suasana ruang ganti pemain kurang nyaman.
“Suasana yg begitu bersemangat sebelum melawan PS Tira…saya selaku Kapten Jangan pernah Menyebut Pemain Saya Bermain Tidak Pake hati dan tidak punya hati untuk Sriwijaya FC itu akan melukai Perasaan kami para pemain…jika ingin mengevaluasi atau mengeluarkan pemain Lakukanlah Toh Ini sepakbola hal yg wajar pemain keluar dan masuk tetapi tdk dengan cara ‘merugikan satu sama lain.Terima kasih#23,” itulah caption yang menyertai video yang diunggah di instagram Hamka Hamzah, Minggu (08/07). (ije)

















