PALEMBANG, fornews.co – Metode dongeng diyakini akan menambah daya tarik murid dalam menerima pelajaran. Oleh karenanya, UPTD Diknas Alang-Alang Lebar Palembang, mendorong para guru bisa menerapkan metode dongeng dalam menyampaikan pesan pendidikan.
Kepala UPTD Diknas Alang-Alang Lebar Palembang, Umroh SPd MSi mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan pelatihan Menulis Cerita dan Mendongeng yang diselenggarakan bekerjasama dengan Majalah Anak Palembang “Super Kidz” dan Lembaga Pendidikan Pers Sriwijaya (LP2S) Palembang.
“Metode mendongeng akan mempermudah bagi anak menyerap pendidikan, selain menjadi daya tarik tersendiri bagi anak didik kita,” ujarnya, di sela kegiatan pelatihan, Kamis (26/10).
Pemimpin Redaksi Majalah Super Kidz, Fisika Fikri SSi menyampaikan, ini merupakan kegiatan kedua setelah sukses menggelar Pelatihan Menulis Cerita dan Mendongeng di SD Negeri 225 Plaju Palembang, Sabtu (7/10) lalu.
“Pelatiham ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kita, tentang pentingnya dongeng dalam menyampaikan pesan pendidikan,” katanya.
Selain itu sambung Fikri, Pelatihan ini juga sebagai upaya dalam menggali potensi siswa dan guru baik menulis cerita dan mendongeng. “Dalam pelatihan ini ada dua hal yang sedang kita dorong, yaitu bagaimana siswa bisa menulis cerita, dan menuturkan kisah yang mereka tulis,” terangnya.
Pelatihan menghadirkan dua pembicara yaitu; pendongeng asal Yogyakarta, Slamet Nugroho,S.S (Kak Inug) dan Imron Supriyadi (Mas Im), cerpenis di Palembang.
Sementara, Kepala SDN 241 Palembang, Nuraini SPd MSi mengatakan, pihaknya sangat berharap melalui kegiatan ini para anak didiknya, bisa memulai menggali potensinya sebagai penulis cerita.
“Kami mengharpkan anak-anak kami setelah kegiatan ini dapat mulai bersemangat menulis cerita dan belajar mendongeng,” tandasnya. (ibr)

















