SEKAYU, fornews.co – Plt Bupati Muba Beni Hernedi menyampaikan, tenaga kesehatan (nakes) merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dan dituntut untuk tetap mampu menjaga kesehatan fisik dan mental, agar tetap memberi pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.
Hal itu diutarakan Beni Hernedi saat membuka pertemuan Penguatan Mental/Psikologis Tenaga Kesehatan dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan pada Masa Pandemi COVID-19, di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Kamis (30/12/2021).
“Saya harap ini bisa jadi momentum penyatuan tekad dan semangat sehat, untuk memperjuangkan ketahanan kesehatan di Kabupaten Muba khususnya dan di indonesia pada umumnya,” ujar dia.
Beni mengingatkan, agar seluruh jajaran kesehatan bersama-sama menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya kesehatan, dengan menguatkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol Kesehatan.
“Meningkatkan target cakupan vaksinasi COVID-19, mengedukasi masyarakat untuk mencegah penyebaran informasi berita hoaks serta meningkatkan semangat dan optimisme seluruh komponen masyarakat,” tegas dia.
Pemkab Muba, terang Beni, selalu memprioritaskan dan menganggap hal penting terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat Muba.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS menjelaskan, pertemuan ini untuk menguatkan komitmen dan mental petugas Kesehatan, dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat pada masa pandemi COVID-19.
“Serta meningkatkan semangat dan optimisme tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19,” jelas dia.
Dalam kesempatan itu, Beni Hernedi juga menyerahkan tali asih masing-masing Rp5 juta kepada keluarga tenaga Kesehatan, yang telah gugur dalam masa pandemi COVID-19 yakni, kepada Eva Suzana dari Puskesmas Lumpatan dan Desi Fitri Maliah SKM dari Dinas Kesehatan Muba. (aha)

















