
PALEMBANG, fornews.co – Entah apa penyebabnya, seorang ibu rumah tangga (IRT), Nelly (31) warga Jalan Gubernur HA Bastari, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang harus babak belum setelah dianiaya sejumlah pemuda.
Saat itu, korban tengah melintas bawah flyover Jakabaring. Tak terima dengan perlakuan tersebut, korban pun melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT),Jumat (10/2).
Ironisnya, saat dimintai keterangan, petugas justru meminta hasil visum et repertum ke lembaga kesehatan untuk melengkapi berkasnya. “Saya dikeroyok tiga orang. Satu di antaranya saya ingat, bernama Mada. Tapi oleh polisi, saya harus lampirkan hasil visum,”ujarnya.
Penderitaan korban tidak sampai disitu. Saat hendak ke rumah sakit, dirinya kembali dipukuli para pelaku ketika berjalan kaki menuju traffic light Simpang Empat Jakabaring.
“Mada bersama dua temanya satu orang laki-laki memukuli menendang dan menggigit saya pak. Kalau yang laki-laki melempar tubuh saya sampai saya pingsan,” akunya.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang,Kompol Marully Pardede membenarkan laporkan korban dan akan ditindaklanjuti.”Laporan korban akan kita proses,” pungkasnya. (bay)

















