SEKAYU, fornews.co – Jalan Provinsi di Kabupaten Musi Banyuasin, tepatnya KM 8 seberang Jembatan Musi Jalan Soak Baru-Plakat Tinggi rusak parah. Kerusakan ini disebabkan oleh curah hujan deras yang belakangan ini mengguyur wilayah Muba.
Akibat kerusakan itu, Selasa (12/02), macet panjang pun tak terhindar, khususnya kendaraan roda empat, bahkan menyebabkan sebuah truk angkutan barang terbalik.
Namun, tampak petugas dari Dinas Perhubungan Musi Banyuasin (Muba) pun telah berjibaku mengatur kendaraan yang melintas.
Begitu juga warga setempat, turut bergotong-royong menimbun jalan rusak yang menganga, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan truk terjebak ke dalam jalan berlubang.
Kondisi ini sudah dilaporkan kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex, oleh seorang warga Sungai Keruh, Taufik, melalui pesan singkat (SMS).
Dalam SMSnya, Taufik memohon kepada Dodi Reza sebagai kepala daerah untuk mengambil alih sementara perbaikan jalan provinsi tersebut. Pesan tersebut pun langsung direspons Dodi.
“Hari ini tim Pemkab Musi Banyuasin segera perbaiki sementara jalan provinsi, hari ini juga aku (Dodi) perintahkan PUPR tindak lanjuti langsung, lakukan tanggap darurat, agar jalan itu kembali dapat dilalui,” demikian setidaknya balasan SMS Dodi yang ditunjukkan Taufik kepada media.
Bak gayung bersambut, Plt Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori, secara terpisah mengatakan, pihaknya akan melakukan penimbunan sementara di titik-titik jalan yang tingkat kerusakannya parah.
“Hari ini juga kami akan melakukan perbaikan dan penimbunan di beberapa titik kerusakan jalan Provinsi, ini kali ke tiga Dinas PUPR Muba berdasarkan arahan pak Bupati Muba Dodi Reza untuk memperbaiki ruas jalan tersebut, setelah sebelumnya juga dilakukan penimbunan yang materialnya dibantu beberapa perusahaan perkebunan di sepanjang ruas jalan tersebut,” kata Herman Mayori.
Ia berharap, kiranya pihak Pemprov segera melakukan perbaikan jalan tersebut agar tidak menimbulkan korban jiwa dan kemacetan sepanjang hari.
“PUPR Muba hanya membantu melakukan penimbunan di titik yang terparah saja, mengingat dana untuk perbaikan di jalan Provinsi tidak ada, karena kewenangan provinsi. Tetapi demi kelancaran pengguna jalan provinsi di wilayah Musi Banyuasin, akan kami timbun segera hari ini sesuai arahan bapak bupati,” tuturnya.
Sementara itu,Tohiriyanto (48), warga setempat mengatakan, kemacetan akibat jalan rusak ini sudah terjadi dua hari belakangan ini.
Dikatakan, macet tersebut biasanya terjadi mulai pukul 09.00 WIB dan beberapa hari ini sudah dibantu oleh petugas Dishub Muba yang mengatur lalu lintas.
“Kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati membawa mobil, kalau tidak pelan bisa terjebak di dalam lubang yang besar dan tergenang air,” ungkapnya.
“Kami juga warga di sini gotong-royong menimbun jalan dengan alat seadanya, kami mohon pak gubernur segera tindaklanjuti jalan Provinsi yang rusak semakin bertambah parah ini,” imbuhnya.
Di lain pihak, Kepala Dinas Perhubungan Muba Pathi Ridwan mengatakan, pihaknya langsung turun ke lapangan ketika mendapatkan laporan masyarakat bahwa terjadinya macet panjang di ruas jalan tersebut.
“Ya, meski ini status jalannya milik Provinsi tetapi kemacetan sudah mengular sangat panjang, makanya menurunkan petugas dari Dishub untuk turut mengatur lalu lintas, untuk mengurai kemacetan,” tuturnya.(bas)

















