
PALEMBANG, fornews.co – Sehari pascaditemukannya jasad bertato naga di perairan sungai Desa Sukarame, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (01/06) sore, diketahui bernama Mualim (29), petani warga Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Wiroto Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi.
Pamin Yandokpol RS Bhayangkara Palembang, Ipta Edinson mengatakan, identitas korban diketahui dari sidik jari yang terekam dalam KTP elektronik. “Keluarganya pun sudah dihubungi dan setelah dikonfirmasikan ciri-cirinya bahwa benar korban adalah Mualim. Keluarga korban segera datang ke sini untuk menjemput jenazah,” ujarnya, Jumat (02/06).
Sementara itu, Doker Forensik RS Bhayangkara dr Indra Nasution berujar, pihaknya telah melakukan visum luar terhadap korban. Dari hasil visum yersebut, ditemukan dua luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Satu luka robek di kepala belakang korban dan satu luka di pelipis. “Ditemukan juga bekas jeratan tali di leher, tepatnya di bawah tulang jakun,” terangnya.
Dirinya memperkirakan, kalau korban tewas sudah lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. Hal tersebut, diketahui dari kekakuan mayat yang berangsur hilang setelah lebih dari sehari tewas. Sambung Indra, dilihat dari bekas luka dan postur fisik tubuh korban, diperkirakan pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap korban berjumlah lebih dari satu orang.
“Dilihat dari postur tubuh korban, diperkirakan pelakunya tidak mungkin hanya seorang. Namun, pastinya tunggu penyelidikan selesai,” tandas Indra. (bay)

















