
INDRALAYA- Lantaran tak kuasa menahan beban truk BG 8596 AJ bermuatan pakan ayam melintas, sebagian jembatan darurat sepanjang 7meter dengan lebar sekitar 3meter di Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (20/10) siang mendadak ambruk.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Sementara sejumlah desa dalam Kecamatan Kandis Ogan Ilir terancam terisolir.
Pantauan dilapangan, jembatan darurat ini merupakan akses satu-satunya yang digunakan warga menuju ke desa maupun ke pusat Kecamatan Kandis dan kabupaten.
Akibat ambruknya jembatan itu, kini jembatan darurat yang dibuat ala kadarnya dengan menggunakan papan seadanya itu hanya bisa dilalui sepeda motor maupun pejalan kaki. Itupun harus melewati jembatan besi yang tengah diperbaiki.
Salah satu pegawai di Kecamatan Kandis, Cak menuturkan, kejadian ambruknya jembatan begitu cepat. Ketika truk bermuatan pakan ayam melintas, seketika jembatan darurat bergoyang dan langsung ambruk karena beratnya tonase truk yang diperkirakan capai 7-8ton.
“Saat ini jembatan besi masih dalam masa perbaikan. Agar dapat memperlancar aktivitas warga dari berbagai desa, makanya dibuat jembatan darurat dari kayu untuk akses keluar masuk warga. Tapi jembatan darurat sudah seperti ini, mau bagaimana lagi,” jelasnya.
Dia mengaku bersama masyarakat sudah pernah mengusulkan kepada pemborong agar jembatan sementara ini dibangun lebih kuat dan bukan hanya menggunakan papan ala kadarnya saja. Namun usulan ini tak ditanggapi dan tetap kukuh membangun jembatan dengan papan.
“Ini kan jalan kecamatan, seharusnya lebih kuat dibangun walaupun sifatnya sementara. Kan bukan mobil pribadi saja melinyas, tapi juga mobil truk. Ya, dibangun dengan menggunakan batang pohon kelapa kan lebih kuat,” terangnya.
Dia berharap pemerintah dapat turun tangan dengan menginstruksikan pemborong segera memperbaiki jembatan ini.
“Sebenarnya ada jalan lain tanpa harus melintasi jembatan darurat ini. Tapi harus memutar jauh melalui Kayuagung,” akunya. (fian)
















