BATURAJA, fornews.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, masih fokus menanggulangi penyakit kaki gajah (filariasis).
Kepala Dinkes OKU, H Suharmasto SKM MEpid mengingatkan masyarakat, terkait penggunaan obat kaki gajah di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Rabu (04/10). Kehadiran H Suharmasto pada kegiatan itu didampingi, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Andi Prapto SKM.
“Penggunaan obat ini harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai termakan oleh Batita atau anak-anak usia di bawah 2 tahun, sebab ketahanan tubuhnya belum cukup kuat untuk mengkonsumsi obat ini. Makanya kita ingatkan ke masyarakat,” ucapnya.
Suharmasto jelaskan, obat kaki gajah ini bisa membunuh seluruh jenis cacing. Jika sudah mengkomsumsi obat ini, masyarakat merasa pusing dan mual jangan khawatir. Sebab hal itu salah satu reaksi dari obat.
“Walau demikian, jika masyarakat merasakan hal demikian setelah mengkonsumsi obat tersebut, silahkan konsultasi ke Bidan Desa atau Puskesmas terdekat,” kata Suharmasto.
Dalam kesempatan ini, ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan. Salah satu penyebab kaki gajah, dikarenakan lingkungan yang kurang bersih. “Untuk pencegahan, sebaiknya masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih,” ucapnya.
Disinggung apakah ada masyarakat yang mengalami penyakit kaki gajah, katanya sampai saat ini tidak ada warga OKU, yang mengalami hal deminkian. “Meski demikian antisifasi tetap akan kita lakukan. Salah satunya dengan sosialisasi dan pembagian obat kaki gajah ke masyatakat,” tandasnya. (gus)

















