PALEMBANG, fornews.co – Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, sebanyak 5.000 aparat gabungan akan dikerahkan untuk pengamanan arus mudik dan balik lebaran 2019 di wilayah Provinsi Sumsel.
“Kurang lebih 5.000 personel yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat Musi 2019. Di antaranya melibatkan 2.500 anggota polisi, 400 TNI dan juga melibatkan tim dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Pramuka dan instansi terkait,” kata Kapolda Zulkarnain Adinegara saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2019 di Mapolda Sumsel, Selasa (28/05).
Apel ini turut dihadiri Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Pangdam II Sriwijaya Mayjend Irwan, Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Heri Sutrisno dan Danrem 044 Garuda Dempo, Kolonel Arh Sonny Septiono.
Zulkarnain mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran tidak perlu mengkhawatirkan keamanan dalam perjalanan. Pasalnya, mereka telah menyiapkan kurang lebih 139 posko kemanan, termasuk juga tempat – tempat yang dianggap rawan.
Begitu pula pada perayaan Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada 30 Mei nanti, Zulkarnain mengatakan, Babinsa dan Kamtibnas akan melakukan penjagaan dan memantau secara langsung ke gereja – gereja.
“Kami juga mengantisipasi titik-titik rawan Kamtibnas dengan menyiapkan ada 9 titik sniper dari Brimob, kemudian ada juga anjing K9 ditempatkan di titik-titik pelabuhan laut, udara, terminal. K9 kami ada yg bisa mendeteksi untuk narkoba, pelacak umum dan bom. Tidak perlu khawatir di Sumsel, silakan lewati, kami pastikan aman,” tegas Kapolda.
Pangdam II Sriwijaya, Mayjen Irwan menambahkan, seluruh jajaran TNI yang sudah di-BKO-kan sudah siap mengamankan arus mudik di wilayah Sumbagsel, khususnya Sumatra Selatan.
“Sesuai dengan permintaan, rata-rata ada 2 satu-satuan tingkat pelton (SST) sampai 3 SST. Waspadai kerawanan di jalan rusak, tempat wisata dan tempat penyeberangan,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mengatakan, pengamanan juga akan dilakukan di jalan Tol Trans Sumatra yang secara perdana bisa dilalui pemudik lebaran tahun ini.
“Ini spesial untuk Sumatra Selatan, karena disebabkan ada pengoperasian jalan Tol Trans Sumatera, join dengan Kapal Betung dan Palindra. Pengamanan komplet, bukan hanya lalu lintas tapi juga aspek keamanan, aspek kesehatan, ketertiban dan rambu-rambu dipersiapkan semua,” ungkap Deru.(irs)

















