
PALEMBANG, fornews.co – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Polisi Agung Budi Maryoto menegaskan, apabila Perum Bulog menemukan kendala, baik itu dari mafia pangan yang akan mengambil keuntungan ataupun para tengkulak yang nakal silakan lapor.
“Silahkan laporankan ke kami, siapa saja yang melakukan kecurangan atau mengeruk keuntungan dengan memainkan beras. Akan kami tindak tegas,” tegas Agung dengan nada geram, di sela inspeksi mendadak (Sidak) di Gudang Beras Bulog di Jalan R Soekamto, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Selasa (25/07).
Sidak dilakukan pasca pengungkapan 1.089 ton beras oplosan dilakukan Bulog Sub Divisi Regional Lahat, dan telah didistribusikan ke 6 daerah, seperti Lahat, Muaraenim, PALI, Empatlawang, Pagaralam dan Prabumulih, oleh Satgas Pangan Direskrimsus Polda Sumsel.
Menurut Agung, hal tersebut untuk memastikan stok pangan beras sudah aman di Sumsel, dalam tiga bulan ke depan. Sambungnya pula, Sidak ini juga untuk mengetahui sisi kualitas pangan khususnya beras, apakah layak untuk disalurkan ke masyarakat.
“Sidak dari Satgas Pangan ini, juga menindak lanjuti arahan Presiden RI bahwa kebutuhan pangan harus tepat sasaran dari segi harga dan kualitas beras yang akan disalurkan ke masyarakat,” jelasnya seraya mengatakan, kalau pihaknya tidak menemukan beras yang tidak layak konsumsi.
Sementara, Kepala Bulog Sumsel, H Bahtiar MS sendiri menanggapi bahwa terkait adanya temuan beras oplosan di gudang beras Bulog di Kabupaten Lahat, ia menegaskan kembali untuk menyerahkan sepenuh kejadian itu kepada pihak kepolisian. Namun, ia menegaskan, istilah oplosan dalam Bulog tidak ada, melain re-prosesing yakni pencampuran beras yang baik dengan beras yang kurang baik.
“Biarkanlah pihak kepolisian bekerja dulu untuk melakukan penyelidikan, untuk tiga orang yang diperiksa oleh petugas kami sebagai pihak perusahaan berkewajiban memberikan bantuan hukum. Kami akan mendukung segala penindakan pidana, dan mendukung kerja kepolisian,” tukasnya. (bay)
















