
KAYUAGUNG, fornews.co – Perayaan HUT Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih terus berlanjut hingga hari ini, Senin (19/08). Bahkan kemeriahan begitu terasa saat gelaran karnaval yang berlangsung di Kayuagung.
Pantauan di lapangan, pelaksanan karnaval ini diikuti oleh berbagai kalangan umur dan profesi mulai anak-anak hingga dewasa, siswa hingga pihak dinas dan instansi menampilkan bermacam-macam busana seperti busana adat, hingga berkostum ala zombie. Ribuan masyarakat yang ingin menyaksikan karnaval budaya tersebut tumpah ruah ke jalan untuk menyaksikan karnaval budaya yang digelar Pemkab OKI ini.
Karnaval yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB ini dimulai dari Lapangan Segitiga Emas Kayuagung dan finishl di Gedung Kesenian Kayuagung dengan melintasi jalan protokol. Akibatnya, sejumlah ruas jalan tersebut terpaksa harus ditutup untuk umum sementara waktu.
Sekda OKI H Husin mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan tahunan untuk merayakan peringatan HUT Kemerdekaan RI. “Even ini agar masyarakat turut merayakan kemerdekaan serta menguatkan persatuan dalam bingkai NKRI,” kata Husin.
Selain menampilkan sejumlah pakaian adat, seragam TNI/Polri, dan dokter, peserta pawai juga menunjukkan kreativitasnya dengan mendaur ulang sejumlah barang bekas seperti kertas koran, botol minuman, dan lainnya untuk dikenakan pada pawai tersebut.
Masing-masing peserta menampilkan kostum yang unik yang sudah dikreasi dan dimodifikasi sehingga mengundang perhatian massa yang memadati Taman Kota Kayuagung dan sepanjang jalan protokol. Dengan beragamnya busana yang ditampilkan, kegiatan ini diharapkan bisa lebih memasyarakatkan pakaian-pakaian adat Nusantara.
“Kita explore potensi dan budaya daerah untuk jadi hiburan masyarakat sekaligus menjadi potensi destinasi pariwisata,” ujarnya.
Ketua Panitia Karnaval Amirudin menerangkan, selain sebagai hiburan bagi masyarakat dan menarik minat wisatawan, event ini juga akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi.
“Bayangkan berapa besar perputaran uang yang terjadi, berapa banyak sektor usaha yang terbantu melalui even ini,” pungkasnya. (rif)

















