PALEMBANG, fornews.co – Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi memastikan tak ada istilah anak emas di dalam tim yang dibesutnya. Semua pemain harus berusaha keras untuk menembus tim reguler dan mempertahankannya.
Hal itu dinyatakan Kas menyikapi perekrutan pemain di bursa transfer putaran II Liga 2 2019. Dari enam rekrutan baru, Sriwijaya menambah 2 winger, 2 gelandang tengah, 1 center back, dan 1 full back kanan.
Berkaca dari pertandingan pekan 12 kontra Perserang Serang, di sektor winger kanan, Rizky Dwi Ramadhana mulai tersisih setelah kedatangan Hendri Satriadi. Lalu di sektor sayap kiri yang sebelumnya diisi Edy Gunawan bergantian dengan Monieaga Bagus Soewardi dan Siswanto, tampaknya akan dikuasai pendatang baru Yohanis Nabar. Lalu di posisi bek tengah, Sriwijaya sudah mendapatkan pengganti Bruno Casimir yaitu Bobby Satria.
Yang paling ditunggu adalah di sentral permainan. Saat ini Sriwijaya memiliki 4 gelandang dengan kualitas yang sama rata. Disitu ada Hafit Ibrahim, Ryan Wiradinata, Nerius Alom dan Hendra Ridwan. Bahkan ada satu nama lagi yang bisa menempati posisi tersebut yaitu Aditya Wahyudi.
Di satu sisi punya beberapa pemain berkualitas di satu posisi menguntungkan pelatih karena tinggal memilih pemain yang kondisinya siap dan menyesuaikan dengan strategi yang dipakai. Namun di sisi lain tentu semua pemain ingin mendapatkan kesempatan bermain.
“Saya pikir mana yang kondisinya paling bagus akan diturunkan. Saya berharap pemain di semua lini bisa bersaing secara sehat,” ujar Kas, Selasa (27/08).
Pada sesi official training di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, pagi tadi, skuat Sriwijaya sudah lengkap dengan hadirnya Bobby Satria.
“Semua pemain yang baru bergabung kondisinya bugar sekali karena mereka di klub sebelumnya juga berlatih dan bermain. Mereka siap diturunkan (lawan Cilegon United),” kata pelatih asal Solo ini.
Menghadapi Cilegon United besok sore, Kas menekankan kepada para pemain untuk tetap waspada. Karena Cilegon juga punya motivasi untuk terus bersaing di papan atas klasemen.
“Meskipun di laga terakhir dikalahkan Aceh Babel United, kita tidak boleh meremehkan Cilegon. Semua pemainnya kita waspadai. Kita harus bermain kolektif baik bertahan maupun menyerang,” tukasnya. (ije)
















