PALEMBANG, fornews.co – Musim kemarau melanda khususnya di Sumatera Selatan (Sumsel), berdampak luasnya kebakaran lahan gambut di Ogan Ilir (OI). Bahkan, dalam dua hari terakhir dideteksi sekitar 120 hektar lahan gambut terbakar.
Pantauan di lapangan Minggu (06/08), asap tebal sisa kebakaran terlihat membumbung tinggi dari kejauhan. Lahan yang terbakar juga berada di pinggir jalan lintas Sumatera (Palembang-Indralaya), sehingga berdampak pada kemacetan. Api kebakaran terlihat jelas melalap rumut dan semak yang berada di atas lahan gambut di sekitar lokasi PT GON.
Petugas kebakaran baik dari TNI, Polisi dan Anggota Manggala Agni bersama personel BPBD Ogan Ilir, BPBD Sumsel, berjibaku memadamkan api. Api yang sudah meluas menyulitkan mereka, bahkan helikopter milik BNPB tidak henti-henti menyiramkan air.
Kapolres Muhammad Arief Rivai mengatakan, ada tiga titik lokasi yang terbakar di sekitar jalintim Palembang-Ogan Ilir hari ini. Sedangkan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 50 hektar. Kapolres menambahkan, api yang membakar hari ini berasal dari kebakaran kemarin yang belum bisa dipadamkan, dan diduga ada unsur kesengajaan.
“Di lokasi segera kami pasang garis polisi dan pemilik lahan akan kami panggil secepatnya untuk dimintai keterangan,” ujarnya.
Insiden kebakaran lahan ini, menyedot Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto yang terjun langsung ke lapangan untuk memantau lokasi kebakaran. Bahkan dirinya memastikan Kodam II Sriwijaya beserta jajaran akan mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait supaya peralatan untuk membantu proses pemadaman bisa tercukupi dan api cepat dipadamkan.
“Semaksimal mungkin kita akan mengupayakan untuk berkoordinasi dengan pihak terkait agar dukungan berupa peralatan yang dibutuhkan bisa tercukupi. Hal ini untuk menjamin keamanan dan kenyamanan anggota dilapangan supaya dapat hasil yang maksimal,” tegas Putranto. (ibr)

















