PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC dipaksa menyerah di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang. Menghadapi PSMS Medan, Selasa (01/10) sore, Sriwijaya tunduk 1-2.
Mengincar kemenangan kandang, Sriwijaya mengawali laga dengan langsung menekan tim tamu. Namun tak disangka, Sriwijaya justru dikejutkan dengan gol lawan di menit 8 melalui Ilham Fathoni. Meski mampu membalas di menit 17 melalui Ahmad Ihwan, namun PSMS kembali unggul di babak kedua lewat gol Muhamad saat pertandingan memasuki menit 65. Hingga pertandingan berakhir, tak ada lagi gol tercipta.
“Kami mohon maaf kepada para suporter Sriwijaya FC sore ini kembali mengalami kekalahan kedua di home,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi pada post match press conference di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Selasa (01/10) petang.
Menurut Kas, sejak menit awal dirinya menginstruksikan langsung pressing lawan. Namun di menit 8, pemain kehilangan konsentrasi saat mengantisipasi situasi set piece sehingga kecolongan gol Ilham Fathoni.
“Kita sempat balas 1-1. Lalu babak kedua kita mulai pressing lagi, sebetulnya kita kuasai jalannya permainan. Tapi lagi-lagi kita kecolongan lewat counter attack lawan. Kita lengah karena keasyikan menyerang jadi lupa pertahanan,” tutur Kas.
Diakui Kas, permainan sore tadi masih terpengaruh dengan kelelahan yang diderita pemain usai melakoni laga away ke markas Persiraja Aceh.
“Kita sadari perjalanan ke Aceh melelahkan, saya sendiri capek apalagi pemain. Bukan mencari alasan tapi waktu hanya dua hari untuk recovery memang sedikit sekali. Sementara PSMS diuntungkan karena pertandingan pekan 19 mereka ditunda,” kata Kas.
“Kita hanya kurang beruntung sore ini, kita menyerang, menguasai pertandingan, banyak peluang tapi gol cuma dapat 1,” imbuh Kas.
Senada dengan Kas, striker Sriwijaya FC Ahmad Ihwan juga meminta maaf atas hasil negatif ini. Mencetak satu gol di pertandingan tadi, Ihwan merasa tidak puas karena akhirnya Sriwijaya kalah.
“Minta maaf atas kekalahan ini. Bikin gol ya bersyukur, tapi gak ada artinya juga kalau tim tidak menang. Saya lebih senang tidak cetak gol tapi tim menang,” tukas Ihwan. (ije)

















