SEKAYU, fornews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumsel untuk bersinergi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang Baik dan bersih.
Menurut Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, setelah Kabupaten Muba terkena masalah hukum, maka pihaknya berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat, agar ke depan dihindari dan tak terulang lagi.
“Kita ingin secara maksimal mengembalikan kepercayaan publik dan menjaganya. Ini juga momentum menata ulang Pemkab Muba menuju Pemerintahan yang baik dan bersih sesuai peraturan perundang-undangan serta menghindari permasalahan hukum agar jangan sampai terulang,” kata Beni Hernedi, pada pertemuan dengan Kepala Perwakilan BPKP Sumsel Buyung Wiromo Samudro di Kantor BPKP Sumsel, Jumat (24/12/2021).
Beni mengungkapkan, bahwa saat ini perlu melakukan refleksi dan konsolidasi pemerintahan, dengan menata ulang dan mereform kembali tata kelola Pemerintahan untuk meningkatkan kapasitas birokrasi menuju Muba yang lebih baik.
Kemudian menata ulang manajemen dan SDM ASN birokrasi untuk menyambut Muba yang lebih baik.
“Kita sangat perlu membangun sinergi Kerjasama dengan BPKP secara komprehensif dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba,” ungkap dia.
Selain itu, terang Beni, merestrukturisasi dan merevitalisasi BUMD-BUMD untuk penerapan Good Corporate Governance (GCG), serta meningkatkan kembali kapasitas BLUD agar lebih optimal dan efektif.
Sementara, Kepala BPKP Sumsel, Buyung Wiromo Samudro menjelaskan, pihaknya sangat senang bisa bersinergi dengan Pemkab Muba dalam mewujudkan Pemerintahan yang baik dan bersih.
“Sinergi Pemkab Muba dengan BPKP Sumsel ini kaitannya menjadikan Balai Latihan Kerja (BLK) Muba Vocation Centre (MVC) jadi BLUD. Semoga sinergi ini bisa menjadi baik dan maksimal,” tandas dia. (aha)

















