JEPARA, fornews.co – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya , dalam lawatannya ke Jawa Tengah, tak hanya belajar cara mengentaskan kemiskinan, namun juga soal pengembangan sektor budidaya peternakan ikan.
Dalam hal ini, Mawardi meninjau langsung Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau, di Jepara, Jawa Tengah, Jumat (25/01).
Menurut Mawardi, potensi kawasan perairan di Sumatra Selatan ke depan akan dimanfaatkan untuk pengembangan sektor budidaya pertenakan ikan. Jika ini digarap dengan serius, ia optimis akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar pesisir sungai dan pantai.
“Sektor perikanan diyakini bisa dijadikan sebagai penunjang hidup masyarakat, karena memiliki prospek yang cukup baik,” kata Mawardi di sela kunjungan ke Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau, Jepara, Jawa Tengah.
Mawardi menyebut, kunjungan ke balai Air Payau ini merupakan bentuk pembelajaran yang nantinya akan diterapkan di Sumsel. Bahkan, jika perlu dalam pengelolaan perikanan di Sumsel, pihaknya akan mendatangkan langsung tenaga ahli dari Balai Besar Jepara untuk berbagi ilmu kepada Dinas Perikanan Sumsel.
“Kita harus ada gebrakan untuk menunjang perekonomian masyarakat Sumsel diantara di sektor perikanan,” ungkapnya.
Mawardi menambahkan, pihaknya akan memproyeksikan Pulau Maspari yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir, untuk dijadikan pusat budidaya dan pembenihan berbagai macam biota laut. Seperti kepiting, udang dan berbagai jenis ikan laut lainnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara, Sugeng Raharjo mengatakan, balai ini memiliki kegiatan prioritas mulai dari pembenihan, pembesaran dan lain lain.
Untuk menunjang kegiatan balai, lanjutnya, adanya fasilitas penunjang serta tenaga ahli yang berpengalaman serta petugas laboratorium dan dokter khusus.
“Di sini banyak komuditas seperti udang windu, udang vanamei, udang marguensis, kepiting dan rajungan, ikan bandeng, tumput laut, kakap putih dan ikan nila salin. Ikan bandeng sangat prospek, karena permintaan luar biasa. Ada investor minta satu hari dua kontainer,” ungkapnya.(bas)

















