PALEMBANG, Fornews.co – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Selatan memberikan bantuan uang tunai senilai Rp100 juata untuk korban bencana alam di Provinsi Sulawesi Barat.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin kepada Kakanwil Kemenag Sulawesi Barat HM. Muflih B. Fattah di Ruang Pimpinan Kanwil Kemenag Sumsel, Jumat (26/2).
Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin mengatakan, bantuan ini merupakan sumbangan dari keluarga besar Kemenag Sumsel. Mulai dari Kanwil hingga Kemenag Kabupaten/Kota. Diakui, pihaknya sangat berkeinginan untuk menyampaikan dan memberikan bantuan ini langsung kepada para korban di Sulawesi Barat. Namun, karena kondisi dan situasi yang belum memungkinkan untuk bisa berkunjung ke sana.
“Alhamdulillah kami dapat kabar Pak Kakanwil Sulbar ingin berkunjung ke Palembang. Jadi ini seperti pucuk dicinta ulam tiba. Sehingga kami bisa menyampaikan bantuan ini kepada beliau,” ujar Mukhlisuddin.
Mukhlisuddin berharap, bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara yang ada di Sulawesi Barat. Dikatakannya, keluarga besar Kanwil Kemenag Sumsel turut berduka dan mengucapkan belasungkawa atas bencana alam gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat. “Mudah-mudahan ini bencana alam yang terakhir di sana. Kita berdo’a, semoga Allah meringankan beban para korban bencana alam dan memberkahi kita semua,” harap Mukhlisuddin.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulawesi Barat HM. Muflih B. Fattah dalam sambutannya mengaku bangga dan bahagia bisa hadir di Bumi Sriwijaya. Dirinya sengaja datang ke Sumsel untuk melihat kemajuan dan perkembangan di Sumsel sekaligus untuk bersilaturrahmi dengan warga Kanwil Kemenag Sumsel.
“Saya mendengar dan melihat di media sosial dan berita bagaimana Sumsel mengalami kemajuan pesat. Ada lompatan-lompatan luar biasa. Kami ingin melihat langsung dan belajar. Mudah-mudahan apa yang ada di sini dapat kami terapkan di Sulawesi Barat,” tutur Muflih.
Dia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari keluarga besar Kemenag Sumsel untuk korban bencana alam Sulbar. Ia yakin bantuan ini bernilai ibadah dan mendapatkan pahala di sisi Tuhan yang Maha Kuasa. “Kami tidak bisa melupakan perhatian ini. Meski secara geografis Sumsel jauh dari Sulbar, namun keluarga besar Kemenag Sumsel memiliki simpati dan empati terhadap warga Sulbar. Sekali lagi, terima kasih,” katanya. (yas)
















