PALEMBANG, fornews.co – Banyaknya tunggakan pajak kendaraan bermotor di Sumatra Selatan (Sumsel), mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat, merangkul pihak kepolisian.
Kepala Bapenda Sumsel, Neng Muhaiba mengimbau agar Bapenda kabupaten/kota dapat bersinergi dengan Polresta, untuk merealisasikan target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang banyak ditunggak masyarakat.
“Saat ini banyak tunggakan motor (roda dua dan empat) yang tidak bayar pajak. Jika ini terus berlanjut maka bisa menjadi penghalang terpenuhinya target,” kata Neng dalam rapat Peningkatkan Pelayanan dan Penerimaan Pajak Daerah khususnya PKB dan BBN-KB di Graha Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Rabu (31/01/2018).
Menurut dia, Bapenda dan Satlantas di kabupaten/kota memang harus dilibatkan dalam upaya peningkatan penerimaan pajak ini, karena mereka mendapat bagi hasil dari PKB dan BBN-KB tersebut.
“Karena itu saya mengundang Kepala Bapenda Kabupaten/Kota, Kapolres melalui Kasatlantas untuk membantu kami mengimbau masyarakat di wilayah hukum masing-masing guna membayar pajak,” ucapnya.
Lanjutnya, dari PKB dan BBN-KB yang berhasil dikumpulkan, 30%-nya akan dikembalikan ke kabupaten/kota sebagai realisasi dana bagi hasil. Karena mendapat bagi hasil, lanjut Neng, praktis daerah juga akan ada pendapatan.
“Oleh karena itu, daerah kita minta ikut membantu merealisasikan target (penerimaan pajak) secara bersama-sama,” pungkasnya. (bas)

















