
KAYUAGUNG-Dinas Pertanian OKI memastikan ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten OKI hingga akhir tahun 2017 akan mengalami surplus atau kelebihan hingga 442.855 ton.
Kepala Dinas Pertanian OKI, Syarifudin SP. MSi mengungkapkan bahwa ketersediaan beras tersebut diperoleh dari luas tanam padi sebanyak 195.611 hektar serta target produksi sebesar 899.811 ton gabah kering giling (GKG).Sementara kebutuhan konsumsi penduduk Kabupaten OKI sebanyak 776.253 jiwa sebesar 97.031 ton.
“Jadi diperkiraan neraca domestik beras akan mengalami surplus sebesar 442.000 ton. Bahkan ada kenaikan sebanyak 7 persen dari surplus tahun 2016 sebesar 413.876 ton,”ujar Syarifudin, Selasa (20/12).
Sementara itu, Sekretaris Daerah OKI, H Husin, SPd, MM mengatakan keberhasilan dalam hal swasembada padi ini menunjukkan kalau produksi padi dari sisi hulu tercapai maksimal.
“Dengan adanya surplus, artinya untuk kebutuhan makan sendiri dirasa sudah cukup. Pekerjaan rumah berikutnya adalah melanjutkan upaya yang sama di tahun-tahun yang akan datang sekaligus memprediksi volume produksi beras di OKI,”terangnya.
Selain itu, kata Sekda, upaya yang akan terus dilakukan OKI yakni bagaimana mengolah, menyimpan, dan mengendalikan keadaan logistik beras.
“Untuk itu, saya terus mendukung upaya untuk mengembalikan Bulog sesuai dengan fungsi awalnya yaitu sebagai penyedia logistik. Daulat inilah yang harus dikembalikan agar kebutuhan pangan terpenuhi,”jelasnya.(fian)

















