PALEMBANG, fornews.co – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Palembang mengkonfirmasi adanya penambahan 16 kasus positif baru pada Jumat 2 Oktober 2020. Dengan penambahan ini, total kasus terkonfirmasi positif Kota Palembang mencapai 3.088 kasus.
Kecamatan yang mendominasi kasus positif di Palembang yakni Kecamatan Ilir Barat I dengan jumlah suspek 1.301 orang. Lalu diikuti Kecamatan Ilir Timur II dengan 1.060 orang dan Kecamatan Sukarame dengan 1.035 orang. Sementara kecamatan lainnya mencatatkan angka di atas 300 orang.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan, kasus menonjol banyak pada satu daerah dibandingkan dengan daerah yang lain kemungkinannya karena jumlah sampel yang diperiksa dari daerah tersebut memang lebih banyak.
“Selain itu, mobilisasi penduduk lebih tinggi juga menjadi penyebab daerah itu tinggi kasusnya,” ujar Yudhi.
Suspek di Kota Palembang tercatat bertambah 36 orang sehingga total menjadi 12.677 orang. Adapun kasus sembuh bertambah 23 orang menjadi total 2.387 orang, dan karena tidak ada data meninggal per 2 Oktober ini maka total kasus meninggal tetap di 187 orang.
“Untuk klaster baru sampai saat ini belum terdeteksi,” tambahnya.
Adapun perkembangan kasus COVID-19 di Sumatra Selatan dari peta risiko Satgas COVID-19 diketahui, Palembang dan kabupaten kota lainnya tidak dalam posisi zona merah. Peta risiko ini merupakan data per tanggal 27 September 2020. Menurut Yudhi, posisi Palembang di zona oranye atau risiko sedang penularan COVID-19. Meski demikian bukan berarti diizinkan untuk pelonggaran protokol kesehatan.
“Zona oranye tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, supaya bisa turun ke zona kuning atau bahkan hijau,” tegasnya. (yas)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

















