
PALEMBANG, fornews.co – Feri Asbintara (32) warga Jalan Tanjung Sari II, Kecamatan Kalidoni, Palembang, terpaksa merelakan motor kesayangannya Yamaha Jupiter Z nopol BG 4588 IS, setelah dirinya menjadi korban hipnotis, sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa (07/02) kemarin.
Di hadapan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (8/2), korban mengaku peristiwa tersebuit bermula saat dirinya dikenalkan oleh temannya Supriyadi (34) kepada seseorang yang akan membangun rumah di kawasan Dwikora, Palembang. Tak lama, dirinya bersama pelaku bertemu di rumah Supriyadi yang tak jauh dari rumahnya Jalan Tanjung Sari II, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Selasa (7/2) sekitar pukul 19.00.
“Pelaku namanya Joni dan meminta didirikan sebuah rumah di kawasan Dwikora, dengan harga Rp85 juta terima kunci. Merasa tergiur, akhirnya saya mau menerima pekerjaan itu,” ujarnya. Pelaku mengajak korban Feri ke rumah saudaranya yang berada di kawasan Kecamatan Kertapati, Palembang untuk mengambil rancangan rumah yang akan dibangun tersebut.
“Tetapi bukan ke Kertapati, melainkan dia mengajak ke depan Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang. Saat disana, dia menepuk pundak saya sebanyak dua kali, setelah itu tidak sadar lagi,” katanya.
Setengah jam berselang, ia pun tersadar dari pengaruh hipnotis dan melihat sepeda yang ia gunakan sudah tidak ada lagi. “Saya tidak ingat apa-apa lagi. Bahkan, motor saya juga sudah hilang,” kata dia.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban. “Laporan sudah kita terima dan segera diproses,” pungkasnya.(bay)

















