SEKAYU, fornews.co – Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi memanfaatkan waktu liburnya untuk belusukan ke warga yang tinggal di pelosok Muba yang tak terjangkau di hari kerja.
Seperti halnya Minggu (09/08), Beni bersama rombongan pengurus PMI Muba menyambangi Dusun Tangai, Dusun Muara Padang dan Dusun Kembang Umur di Desa Epil, Kecamatan Lais. Sambil menjalankan hobi memancingnya, Beni juga menyempatkan diri mensosialisasikan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan (Karhutbunlah) yang kerap terjadi di saat musim kemarau.
“Dimulai dari kita sendiri. Jadi saya mengajak dan mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujar Beni.
Beni juga mengatakan, banyak sekali dampak negatif dan merugikan banyak pihak jika sampai terjadinya kabut asap akibat karhutbunlah.
“Jika lahan disini dibakar, mungkin disini tidak merasakan dampaknya tetapi daerah yang mendapat kiriman asapnya sangat dirugikan baik dari segi kesehatan maupun ekonomi,” kata Beni.
Dalam kesempatan itu Beni juga mendengarkan curhat warga karena kesulitan membuka lahan. “Disini saya tegaskan banyak cara membuka lahan, dan dengan cara membakar tentu tidak dibenarkan dan melanggar undang-undang,” tukasnya.
Kepala Desa Epil, Armedi menyambut baik ajakan dan imbauan yang disampaikan Wabup Muba Beni Hernedi. Dirinya sependapat bahwa salah satu kunci dari pencegahan Karhutbunlah adalah kesadaran masyarakat.
“Terima kasih Pak Wabup, kami rasa warga Desa Epil akan dapat bekerjasama dengan baik dalam mencegah karhutbunlah,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut Beni yang juga Ketua PMI Muba juga menyambangi warga yang sedang sakit yakni Rudi (33) yang mengalami kelumpuhan. Rudi sudah 8 bulan tidak bisa melakukan aktivitas dan hanya terkapar di rumah.
Rudi pun dibawa langsung rombongan PMI Muba untuk mendapatkan perawatan di RSUD Sekayu. (ije)
















