PALEMBANG, fornews.co – Pemkot Palembang tengah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam pembebasan lahan yang akan digunakan dalam restorasi Sungai Sekanak Lambidaro. Ditargetkan pembebasan lahan selesai 2020 dan pembangunannya dua tahun berikutnya.
“Menindaklanjuti pertemuan Wali Kota, Menteri PUPR dan Gubernur Sumsel di Kementerian PUPR kemarin, salah satu prioritas pembangunan di kota Palembang yang telah disetujui oleh Kementerian PUPR adalah restorasi Sungai Sekanak Lambidaro. Kami diperintahkan oleh Pak Wali segera melakukan rapat koordinasi, karena syarat dari kementerian apabila ingin dibantu dalam pengerjaan restorasi, lahannya sudah clear and clean, tidak ada masalah lagi,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak, usai rapat koordinasi di Kantor PUPR Palembang, Jumat (19/07) sore.
Menurut Bastari, dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan peninjauan ke lapangan terkait pembayaran dan pembongkaran untuk memastikan pembebasan lahan sejauh 3-7 meter di kiri dan kanan bibir sungai.
“Mudah-mudahan 2019 selesai. Disamping (pembangunan) fisiknya dari APBD Kota sebesar Rp10 miliar, anggaran Rp10 miliar juga disediakan untuk pembebasan lahan. Kita berkoordinasi dengan Camat Ilir Barat II karena ada sekitar 7 persil yang harus dibebaskan. Demikian juga di Kecamatan Bukit Kecil, akan kami pelajari dan kaji. Sehingga di tahun 2020 nanti sudah dianggarkan dan lahan sudah clean and clear,” katanya.
Bastari menegaskan kepada masyarakat untuk tidak mempersulit pemerintah dalam proses pengerjaan restorasi, karena restorasi ini juga bertujuan untuk kepentingan masyarakat. Dengan masyarakat berpartisipasi mendukung program unggulan Kota Palembang ini, banyak dampak positif yang akan dirasakan seperti kebiasaan membuang sampah sembarang berkurang, kualitas air semakin baik dan bisa mengembalikan fungsi sungai sebagai jalur transportasi air.
“Tahun 2022 Palembang akan mencanangkan Palembang Visit Years, kita akan mengundang wisatawan untuk berlayar di sungai. Sehingga harusnya Sungai Sekanak tidak ada sampah, kualitas airnya bagus, RTH bagus, di kiri kanannya ekonomi rakyat berjalan,” tukasnya. (irs)

















