PALEMBANG, fornews.co – Menghadapi PSAD di laga persahabatan Sabtu (23/12) sore, Sriwijaya FC (SFC) tampil mengesankan dan membenamkan lawannya itu 10 gol tanpa balas.
Digelar dengan format 3×30 menit, Laskar Wong Kito mencetak 3 gol di babak I melalui Gilang Ginarsa (menit 22), Dzhalilov (23), dan Adam Alis (24). Masuk babak II, tekanan SFC ke pertahanan PSAD terus meningkat. Hasilnya SFC kembali mencetak tiga gol melalui Yogi Rahadian (3), Dzhalilov (9) dan M Robi (12). Di babak terakhir, SFC yang merotasi pemain menambah 4 gol masing-masing melalui Ichsan Kurniawan (4), Rahmat Hidayat (7, 20), dan Makan Konate (13).
Ditemui usai laga, Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan mengatakan, pada laga persahabatan tadi sore, dirinya mengedepankan dua hal yaitu transisi dan positioning. Menurut RD, dari sisi transisi dari menyerang ke bertahan, Makan Konate dkk telah mencoba melakukan itu dengan baik. Walaupun ada satu dua yang bocor, tapi respons menutupnya cukup cepat.
“Saya ingatkan kepada pemain saat kehilangan bola pemain terdekat harus pressing. Saya akui belum optimal memang, tapi secara umum mereka berusaha untuk melakukan itu,” kata RD.
Meski pertandingan tadi bukan ajang bagi dirinya untuk mengambil kesimpulan mengenai tim, namun pelatih 51 tahun itu menilai positioning pemain sudah baik. Sebab bicara penguasaan bola, Konate dkk jauh unggul dari lawan dan bisa dengan mudah memenangkan possesion.
“Secara keseluruhan mereka cukup baik,” tandas RD. (ije)
















