YOGYAKARTA, fornews.co–Upaya pemerintah Kabupaten Sleman melestarikan seni dan budaya tradisional, tidak berhenti meski di masa pandemi seperti sekarang.
Melalui “Festival Langen Carita 2020” se-Kabupaten Sleman, yang diikuti oleh anak-anak, menjadi tontonan menarik.
Sebuah pertunjukan teater dan tari, yang dikemas melalui Festival Langen Carita 2020 membuat anak-anak melupakan game online selama festival berlangsung.
“Harapannya, kegiatan ini menjadi tontonan menarik bagi anak-anak di rumah sehingga tidak hanya main game saja,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara.
Festival yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman itu hanya berlangsung selama dua hari.
Festival yang diikuti oleh 17 kontingen anak-anak dan remaja, se-Kabupaten Sleman disiarkan secara live streaming melalui chanel You Tube.

Pada hari pertama, Festival Langen Carita 2020 diikuti oleh delapan kontingen.
Sedangkan pada hari kedua, diikuti oleh sembilan kontingen.
Acara yang berlangsung di Kawasan Denggung itu selama dua hari itu dibiayai menngunakan Dana Keistimewaan (Danais) DIY.
“Langen carita merupakan sebuah pementasan cerita (teater) berupa gabungan tarian dan tembang yang diiringi gamelan,” katanya.

Di masa pandemi seperti sekarang, kata Aji, festival seni secara virtual dapat menciptakan iklim kreatif dalam menumbuhkan mengembangkan seni dan budaya tradisional.
Bahkan, imbuhnya, Festival itu diharapkan juga mampu kembali mempopulerkan seni dan budaya tradisional.
“Serta untuk mempopulerkan kembali seni tradisi agar tidak musnah,” pungkasnya. (adam)

















