PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC kedatangan barang baru yaitu bola resmi yang akan digunakan di kompetisi Liga 2 2019. Digunakan pada latihan Rabu (19/06) sore, beberapa pemain mengeluhkan bola Mitre seri Ultimach ini.
“Bola (resmi kompetisi) baru kami terima dan pakai di latihan sore ini. Kesan pertama kualitasnya kurang nyaman saat digunakan,” ujar Kapten Sriwijaya FC Ambrizal usai latihan di lapangan pemanasan Jakabaring Athletic Stadium, Rabu (19/06).
Menurut Ambrizal, pada kompetisi resmi sebelumnya pemain sudah terbiasa menggunakan bola produksi Nike atau Adidas yang secara kualitas memang lebih baik.
“Bola (Mitre) ini lebih ringan sehingga larinya liar. Untuk dikontrol juga cukup sulit. Kalau bolanya seperti ini bukan untuk liga profesional,” tutur Ambrizal.
Pemain yang pernah membela Macan Kemayoran ini juga menyesalkan lambatnya distribusi bola resmi kompetisi musim ini. Padahal pemain butuh beradaptasi dengan bola sebelum turun di kompetisi.
“Ya ini kurang nyaman karena baru menggunakannya. Coba kalau dari sebulan lalu sudah dibagikan tentu pemain sudah lebih paham karakter bola yang akan digunakan musim ini,” katanya.
Bek Sriwijaya FC Bruno Casimir juga merasakan hal yang sama. Menurutnya bola Mitre ini sulit dikontrol. Bahkan untuk melepaskan umpan jauh sulit tepat sasaran.
“Menebak arah bola dari umpan lambung juga cukup sulit karena pergerakan bolanya liar,” tutur pemain naturalisasi ini.
Sementara itu Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi menyampaikan hal senada. Menurut Kas, dirinya melihat pemainnya yang baru pertama kali menggunakan bola Mitre di latihan cukup kesulitan menguasai bola. Bahkan akurasi umpan menurun drastis.
“Sesulit apapun masalahnya kita harus atasi. Memang pemain butuh dan harus adaptasi dengan bola baru. Karena kita mau protes atau apa, tetap bola ini yang akan dipakai di pertandingan nanti,” tegasnya. (ije)
















