KAYUAGUNG, fornews.co – Warga Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), luapkan kekesalan atas kerusakan jalan akibat angkutan berat.
Dalam aksinya, warga menghadang tiga unit truk puso pengangkut material pembangunan jalan tol Pematang Panggang-Kayuagung, usai melintas di Jembatan Kayuagung, Sabtu (13/10).
Menurut warga setempat, mengenai kendaraan berat pengangkut material proyek nasional tol trans Sumatra, telah ada kesepakatan beberapa yang dibuat waktu lalu, bahwa truk-truk besar itu tol tidak diperbolehkan melintas di jalan yang berkapasitas maks 8 ton tersebut.
“Berdasarkan kesepakatan beberapa waktu lalu, memang truk seperti ini tidak diperbolehkan melintas karena sudah ada jalur khusus,” ungkap salah seorang warga, Kobri.
Diakui warga, kerapnya angkutan berat melintas, kondisi jalan khususnya di sekitar jembatan penyebrangan yang menghubungkan Kelurahan Kutaraya – Kelurahan Mangunjaya, tersebut menjadi rusak parah.
Sementara itu, salah seorang supir truk, Rustam mengaku, bahwa dirinya tidak mengetahui jika telah ada kesepakatan yang mengatur truk material tidak boleh melintas di jalan tersebut.
“Tidak tahu (tidak boleh melintas), dan memang belum ada yang memberi tahu,” ucapnya. (rif)

















