SEKAYU, fornews.co – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai hari ini mengumumkan lowongan kerja khsusus lulusan SMK jurusan Teknik angkatan Tahun 2019-2021.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi media sosial Facebook dan Instagram Disnaker Muba.
Kepala Disnakertrans Muba, Mursalin SE MM mengatakan, program rekrutmen pola ikatan dinas dan full scholarship ini merupakan program prioritas unggulan dan utama Bupati Muba.
“Warga Musi Banyuasin dapat diterima pada level skill dan manajemen, karena mempunyai kualifikasi dan sertifikasi yang dibutuhkan oleh pasar kerja industri,” kata dia, Jumat (28/5/2021).
Mursalin mengungkapkan, lowongan kerja yang ada saat ini dari perusahaan listrik PT DSSP Power di Bayung Lencir. Perusahaan ini merupakan perusahaan terkemuka di bidang energi dan infrastruktur di Indonesia.
Pihaknya juga telah menindaklanjuti permintaan dari PT DSSP Power Sumsel tentang rekrutmen tenaga kerja.
“Lowongan kerja ini merupakan komitmen dari manajemen perusahaan, yang menindaklanjuti perjanjian kerjasama ketenagakerjaan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta MoU antara Bupati Muba dengan PT DSSP Power Sumsel,” ungkap dia.
Mursalin menerangkan, bahwa perseroan membuka kesempatan dan prioritas bagi putra-putri terbaik lulusan SMA/SMK dan D3/ S1 di wilayah Kabupaten Muba untuk bergabung dalam program pendidikan dan pelatihan khusus untuk berkarya di pembangkit listrik perseroan.
“Ada program Pendidikan Tenaga Pembangkit Listrik (PTPL) untuk melatih tenaga teknik level operator dan teknisi. Kemudian program Engineering Development Program (EDP) yang mendidik sarjana teknik lulusan D3/S1 menjadi asisten/foreman,” terang dia.
Sementara, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex menuturkan, rekrurmen dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan putra daerah asli Muba mendapatkan pekerjaan.
Karena, sambung Dodi, dari program ini mereka tidak hanya bisa mendapat kerja saja tetapi mendapatkan pelatihan untuk mengasah skill yang dimiliki.
“Dengan pola yang diterapkan ini serapan tenaga kerja asal Muba dapat berjalan baik dan maksimal. Selain itu, mereka bisa mengabdi di daerah sendiri dan mengurangi angka pengangguran di daerah,” tandas dia. (aha)

















