SEKAYU, fornews.co – Mengantisipasi berbagai dampak musim penghujan seperti banjir dan berbagai penyakit, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama warga hingga komunitas Trash Hero Sekayu melakukan bersih-bersih saluran air dan sampah, Sabtu (25/01). Kegiatan dipusatkan di Kelurahan Balai Agung dan Kelurahan Kayuare.
“Ini juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan tempat tinggal khususnya pada musim hujan ini. Selain itu kegiatan ini menindaklanjuti instruksi Bupati Muba Dodi Reza Alex sehubungan menjaga lingkungan agar terhindar dari banjir atau genangan serta penyakit yang timbul saat musim hujan,” ujar Camat Sekayu Marko Susanto.
Menurut Marko, program gotong royong dilakukan di Kelurahan Balai Agung meliputi 5 Lokasi yaitu RW 08 (RT 26, 27), RW 03 (RT 09), RW 07 (RT 23,25), RW 10 (RT 35), dan Trash Hero di RT 05.
“Kemudian untuk di Kelurahan Kayuare di lingkungan RW 10 (RT 25, 26, 27, 28) dilanjutkan fogging oleh Dinkes Muba karena terdapat 5 pasien DBD di wilayah tersebut,” katanya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengajak warga Muba untuk menjaga kebersihan dan meminimalisir keberadaan barang-barang plastik yang tidak berguna atau sampah yang berada di dekat rumah.
“Jangan sampai mengundang kedatangan nyamuk, usahakan lingkungan sekitar terus dijaga kebersihannya,” tegasnya.
Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini juga menambahkan, dirinya akan mengistruksikan OPD terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk rutin melakukan fogging di pemukiman warga.
“Fogging akan kita gilirkan nanti, yang jelas gotong-royong bersih-bersih ini harus terus digencarkan, libatkan semua pihak dan warga. Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (ije)

















