YOGYAKARTA, fornews.co–Air yang mengalir hingga ke rumah-rumah warga Dusun Grenden diambil langsung dari ketinggian 3100 mdpl.
Mereka menggunakan pipa-pipa paralon berdiameter 3-4 inci. Tiap-tiap pipa memilik panjang 4 meter. Dari Tuk Sikendil hingga Dusun memakan pipa sebanyak 1200 pipa.
“Airnya sangat jernih. Bisa langsung diminum,” papar Wasis, warga Grenden, Sabtu.
Warga berharap air yang disalurkan melalui pipa-pipa, yang baru berumur empat bulan, dapat memenuhi kebutuhan air bagi warga Dusun Grenden.
Sebelumnya warga Dusun Grenden mengambil air dari bawah Desa, kata Wasis, namun ternyata tidak cukup memenuhi kebutuhan air untuk seluruh warga.
Baca: Tiga Pendaki Cilik Pusaka Notoprajan
Faris, mahasiswa asal Bandung yang kini menyelesaikan kuliahnya di Yogyakarta, mengaku seperti minum air es setelah merasakan sendiri air dari Tuk Si Kendil.
“Segar seperti minum air es,” katanya.
Ia baru kali ini minum air langsung dari Gunung Merbabu di ketinggian lebih dari 2500 mdpl.
“Baru sekali ini minum air langsung dari Gunung Merbabu,” ungkapnya.
Tak ingin melewatkan kesempatan menikmati air segar, Faris membasuh mukanya dengan air segar yang mengalir di pipa. (adam)
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
facebook:
fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja
















