SEKAYU, fornews.co-Fenomena surutnya Sungai Musi saat tiba musim kemarau di Kota Sekayu, kerap dijadikan publik di Bumi Serasan Sekate sebagai area wisata tersendiri.
Karena, ketika aliran Sungai Musi terjadi pendangkalan, maka pasir atau bongen (bahasa masyarakat Musi Banyuasin untuk pasir) yang berada di dasar sungai dimanfaatkan masyarakat menjadi arena bermain.
Fenomena yang hanya terjadi satu tahun sekali, tidak pernah dilewati masyarakat untuk melakukan banyak. Baik hanya jalan-jalan, berswafoto, berenang, berolahraga, bahkan ada hal yang sangat jarang dilakukan yakni mandi bongen.
Setelah merasa dari tahun ke tahun, aktivitas di Pantai Bongen – begitu masyarakat menyebutnya, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba mulai melirik Pantai Bongen dengan permainan baru.
Pantai Bongen yang berhadapan langsung dengan Sekayu Water Front tersebut, dimanfaatkan Koni Muba bekerjasama dengan PSSI Muba untuk menggelar Bupati Cup Sepakbola Bongen (Beach Soccer Championship). Even ini juga berbarengan dengan memperingati Hari Jadi ke-62 Kabupaten Muba.
“Pemandangan dataran pasir yang indah dan air Sungai Musi yang jernih ini, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Semoga turnamen yang kita laksanakan ini bisa menjadi promosi destiwisata baru bagi masyarakat muba maupun dari daerah lain,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Muba Drs H Apriyadi Msi, saat membuka acara Bupati Cup Sepakbola Bongen (Beach Soccer Championship), di Pantai Bongen, Kamis (20/09).
Sementara, Ketua Pelaksana, Andi Wijaya Busro meyampaikan, turnamen Bupati Cup Sepakbola Bongen (Beach Soccer Championship) ini diikuti 39 tim yang memperebutkan trofi dan uang pembinaan. (tul)

















