
KAYUAGUNG- Kedatangan Maulana Habib Luthfi bin Yahya yang merupakan ahli thariqat NU di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Sungai Belido Kecamatan Lempuing disambut antusias ribuan jamaah, Rabu (16/11) sore. Dalam kegiatan tasyakuran dan reuni akbar alumni jamaah KBIH MDU sekaligus memperingati hari pahlawan di Ponpes Darul Ulum, Habib Luthfi berpesan kepada para jamaah untuk menjaga keutuhan NKRI jangan sampai terpecah belah.
“Kita jangan mau dipecah belah. Kita harus menjaga keutuhan NKRI. Ya, kami bangga menjadi bangsa Indonesia. Wajib bagi kami untuk mempertahankan NKRI,”jelas Habib didampingi Pengasuh Ponpes Darul Ulum KH Ahmad Munawir.
Habib juga mengajak semua jamaah untuk mendoakan para pahlawan, kiai-kiai sepuh guna mengenang jasa mereka selama hidup.“Coba para santri agendakan setiap jumat untuk berziarah dimakam pahlawan guna mengingat dan mendoakan mereka,”ungkapnya.
Ketua Panitia Djakfar Shodiq mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan bisa mendatangkan ulama Habib Luthfi. “Ini momen yang sangat langka, beliau adalah guru kami dan sangat bersyukur beliau bisa datang kesini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati OKI yang telah mendatangkan ulama besar di pondok ini,”ucapnya.
Sementara itu, Bupati OKI H Iskandar SE dalam kesempatan tersebut menegaskan dalam menjalankan ibadah haji perlu mengorbankan banyak hal diantaranya pengorbanan harta, pikiran, waktu, emosi, perasaan dan lainnya.
Bupati juga meminta kepada semua warga untuk menjaga nilai-nilai luhur seperti gotong royong, mufakat dan hal itu harus ditanamkan sejak dini. Begitupun untuk semangat persaudaraan juga harus dibangkitkan. Dengan begitu cita-cita untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat tewujud. “Jauhkan pandangan sempit yang mementingkan kepentingan golongan. Pemimpin itu harus mampu mengakomodir semua aspirasi masyarakat,”jelasnya.(fian)

















