SEKAYU, fornews.co – Warga Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, digemparkan dengan penemuan mayat perempuan yang menjadi korban pembunuhan di dalam sebuah kamar Penginapan Sahabat Mulya, Jumat (10/05) sekitar pukul 11.00 WIB. Tragisnya, kondisi mayat tidak utuh lagi dan diduga dimutilasi pelaku untuk menghilangkan jejak.
Penemuan korban berawal dari kecurigaan pengurus penginapan bernama Nurdin bin Arsan. Saat membersihkan lantai penginapan pada Kamis (09/05) sekitar pukul 13.00 WIB, Nurdin samar-samar mencium bau busuk dari kamar 06 yang ditempati korban. Namun saat diketuk tidak ada respons dari dalam kamar. Tidak ingin mengganggu privasi tamu penginapannya, Nurdin pun melanjutkan tugas seperti biasa.
“Aku kiro lah check out, jadi sempat juga menanyakan ke orang tua soal tamu (kamar 06) itu yang belum mengembalikan kunci kamar. Tapi karena banyak gawean laju telupo,” ujar Nurdin.
Kecurigaan Nurdin memuncak karena saat membersihkan penginapan Jumat (10/05), bau busuk dari kamar 06 semakin menyengat. Dia pun berinisiatif menghubungi Polsek Sungai Lilin. Setelah petugas Polsek Sungai Lilin datang dan kamar tersebut dibuka, terjawablah sumber bau busuk yang sejak kemarin tercium di penginapan tersebut. Di atas ranjang tergeletak sesosok wanita tanpa busana yang ditutupi selimut. Lebih miris lagi, selain tubuh yang sudah membengkak, tangan korban pun dalam kondisi terpotong.
Dari keterangan Nurdin, tamu yang memesan kamar 06 tersebut terdata di buku tamu atas nama Doni dengan alamat Karang Agung P13. Sayangnya, saat check in pada Selasa (07/05) sekitar pukul 22.00 WIB, laki-laki itu tidak melampirkan KTP ataupun identitas lainnya. Saat datang, Doni bersama perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan dan membawa satu koper warna hitam.
“Selanjutnya pada hari Rabu (08/05) sekitar pukul 09.00 WIB, tamu laki-laki penghuni kamar 06 terlihat keluar sambil menelepon bertanya tentang harga sewa speedboat. Kemudian pukul 17.00 WIB, terlihat oleh orang tua saya bahwa laki-laki tersebut kembali ke penginapan dengan membawa masuk satu koper lagi dari luar,” tukas Nurdin.
Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti membenarkan adanya laporan temuan mayat di penginapan di Sungai Lilin yang diduga korban pembunuhan disertai mutilasi.
“Iya saya sedang menuju ke TKP. Nanti perkembangannya di-update lagi,” tuturnya. (ije)

















