PALEMBANG, fornews.co – Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Lahat, seroang anak inisial AF (24) tega menghabisi nyawa SA, yang tak lain ibu kandungnya sendiri, di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Rabu (8/4/2026) kemarin.
Saat ini, jajaran Satreskrim Polres Lahat dan Polsek Pulau Pinang telah meringkus pelaku AF kurang dari 24 jam di rumah kontrakannya.
Menurut Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, SIK, MIK, korban SA saat dieksekusi pelaku AF dalam kondisi masih hidup. Pelaku AF memukul dan menyiram korban dengan bensin dan dibakar.
“Setelah pelaku membakar korban, kemudian tubuhnya dipotong – potong,” ujar dia kepada awak media saat berada di Mapolda Sumsel, Kamis (9/4/2026).
Berkutnya, kata Novi, tubuh ibu kandungnya sendiri itu dibuang pelaku di lubang sejauh kurang lebih 20 meter dari rumah korban.
“Penemuan di TKP itu berawal dari bau menyengat di sekitar rumah korban dan masyarakat menghubungi polisi, lalu kita melakukan penyisiran di sekitar TKP dan mendapati karung yang berisi potongan tubuh manusia,” kata dia.
Novi mengungkapkan, bahwa korban tinggal sendirian di rumahnya, sedangkan pelaku mengontrak rumah ditempat lain.
“Pelaku belum menikah dan tinggal mengontrak sejauh 20 km dari rumah korban,” ungkap dia.
“Atas perbuatannya pelaku akan disaksikan UU No 1 Tahun 2023 Pasal 459 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman kurungan seumur hidup,” imbuh dia.
Saat ditanya apakah pelaku di bawah pengaruh alkohol atau narkoba saat melakukan aksinya, Novi menerangkan, pada saat melakukan pemeriksaan belum ada indikasi. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan belum ada indikasi pelaku memakai narkoba maupun minuman keras.
“Kita sedang melakukan pemeriksaan, untuk pelaku masih sendirian. Namun tidak menutup kemungkinan pelaku dibantu orang lain, masih dalam proses pendalaman dari Satreskrim Polres Lahat,” terang dia.
Untuk diketahui, warga di Kabupaten Lahat sempat dihebohkan dengan adanya pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap korban inisial SA, yang terjadi di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten, Lahat, Provinsi Sumsel, Rabu (8/4/2026) kemarin.
Mayat korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Tubuhnya terpotong dan disimpan dalam tiga karung plastik yang ditimbun di lubang galian di kebun milik korban. Penemuan ini pertama kali oleh anak korban inisial S (49) yang langsung menghubungi warga dan pihak Kepolisian.
Hingga kini, pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum. Polisi juga terus melakukan pendalaman motif dan kronologi. (aha)
















