SEKAYU, fornews.co – Bupati Muba Dodi Reza Alex secara resmi meluncurkan program pro rakyat guna meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemkab akan memberikan secara gratis peralatan untuk membuka lahan tanpa membakar kepada petani di Kabupaten Muba.
Program ini dilaunching berbarengan dengan pembukaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten Muba, Senin (24/06), di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu Muba.
Menurut Dodi, dengan program bantuan alat buka lahan tanpa bakar ini, Muba akan dapat meminimalisir terjadinya karhutla.
“Sebentar lagi kita akan dihadapkan pada musim kemarau, jadi ke depan tidak ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar,” kata Dodi Reza di sela pembukaan Peda KTNA ke-13.
Dikatakan, bantuan alat buka lahan tanpa bakar ini bersumber dari anggaran dana desa, sebagaimana sebelumnya semua kepala desa diwajibkan untuk menggangarkannya.
Adapun alat buka lahan tanpa bakar yang diberikan yakni, di antaranya Mis Blower/spayer, KCP Solo/Spayer, Scincawi, mesin rumput, racun tunggul garlon.
“Bertahap, petani-petani di pedesaan Muba akan mendapatkannya, dan hari ini secara simbolis kami serahkan ke petani di Desa Mangun Jaya,” ujar Dodi.
Opening ceremony berjalan semarak dan meriah. Ribuan peserta tampak khidmat dan antusias mengikuti jalannya rangkaian acara.
Tampak hadir pejabat pemerintah pusat, dalam hal ini perwakilan dari Menteri Pertanian RI, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian RI, Fadjry Djufry.
Di tingkat Provinsi, turut hadir Gubernur Sumsel Herman Deru. Kemudian Kepala Daerah dan Ketua DPRD serta perwakilan pejabat Kabupaten/Kota di Sumsel, di antaranya Bupati Mura Hendra Gunawan, Bupati Muratara M Syarif Hidayat, Bupati Lahat Cik Ujang, Wakil Wali Kota Lubuklinggau Sulaiman Kohar, Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentoso, dan Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan.(bas)
















