PALEMBANG-Rencana Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Sumsel yang sejatinya digelar di Hotel Aston, Kamis (20/10), dibatalkan. Berhembus kabar, batalnya agenda pemilihan ketua DPD Sumsel tersebut, lantaran ada konflik internal dalam tubuh partai.
“Tidak ada masalah, itu (Musda) hanya ditunda. Insya Allah bulan November nanti,” kata Wakil Ketua I DPD Demokrat Sumsel, Chairul S Matdiah, saat dikonfirmasi.
Saat ditanya, apakah pembatalan agenda musda tersebut karena terjadi konflik internal di tubuh DPD Partai Demokrat, terkait bakal calon ketua dan pemilik suara. Terlebih, perebutan kursi ketua itu melibatkan dua nama besar, yakni , Ishak Mekki (wakil Gubernur Sumsel) yang masih menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel sekarang dan Harnojoyo (Walikota Palembang), yang juga Ketua DPC Demokrat Palembang. Belum lagi, beredarnya isu, karena Ishak Mekki yang kembali mencalonkan diri tidak memenuhi syarat. “Tidak benar semua itu (konflik internal), kasih tahu kawan-kawan,” bantahnya.
Wakil Ketua DPRD Sumsel ini menegaskan, bahwa pengunduran jadwal musda itu karena bertepatan dengan Rakernas Demokrat 28 Oktober nanti. Bukan karena Ishak Mekki tidak penuhi syarat. “Sudah memenuhi syarat. Karena ada Rakernas tanggal 28 Oktober, maka ditunda nanti bersama dengan Provinsi Jambi, Jawa Barat dan Palembang,” tegasnya.
Terpisah, Sekretaris DPC Partai Demokrat Palembang Anton Nurdin menuturkan, bahwa mereka belum mengetahui semua hal tersebut. Karena, seluruh jajaran DPC Palembang lagi fokus untuk melaksanakan mukernas. “Belum tahu hal itu, kita justru dapat perintah dari DPP untuk fokus dulu ke Mukernas. Setelah mukernas baru mungkin dilaksanakan Musda,” ujarnya.(tul)















