
PALEMBANG, fornews.co-Nyawa Mulyadi alias Nadi (46), tak bisa diselamatkan lagi, setelah mengalami luka tusukan sebanyak delapan lubang, meski sempat di bawa ke Rumah Sakit Siti Khodijah, Minggu (08/01) malam lalu.
Korban yang merupakan warga Lettu Karim Kadir, Lorong Harapan RT 11/03 Kecamatan Gandus, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ini, ditikam tetangganya sendiri, Sangkut (26).
Menurut Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede SIK, memang nyawa korban Mulyadi tidak berhasil diselamatkan, walau sempat dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khodijah.
“Untuk barang bukti kita mengamankan sandal korban, pisau dan sampel darah korban.Setelah kita lakukan pengejaran dan pendekatan terhadap pelaku, akhirnya Unit Pidum berhasil mengamankan tersangka di rumahnya di kawasan Sungai Buaya,” ujarnya, seraya menerangkan pelaku sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan tersangka akan dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman 12 tahun.
Dari informasi di lapangan, kejadian berawal pada hari Minggu (08/01) malam, saat korban Nadi akan menaiki tangga rumahnya. Secara tiba-tiba, pelaku menghampiri korban dari belakang, dan langsung menyabetkan sajam jenis pisau kearah perut sebelah kanan.
Meski korban cepat melompat ke bawah tangga rumahnya untuk menyelamatkan diri, dan sambil berteriak minta tolong, namun pelaku masih mengejar korban. Pelaku kembali menghujamkan sajam kearah kaki korban, secara berulang-ulang, hingga korban tidak berdaya. Puas menikam korban, pelaku pun meninggalkan korban di TKP. (bay)
















