TIMIKA, fornews.co – Ratusan penonton futsal di GOR SP2 Futsal PON XX Papua, di Kabupaten Mimika, Minggu (3/10/2021), mengantre di pintu gerbang GOR, meski diguyur hujan deras.
Betapa tidak, karena jadwal hari ini ada partai puncak perebutan medali perunggu antara tim futsal Nusa Tenggara Barat (NTB) vs Jawa Timur dan partai final Papua kontra Jawa Barat. Dengan penjagaan ketat aparat keamanan, supporter yang tak hanya kaum pria, yakni ibu-ibu yang tanpa menggunakan jas hujan dan dalam kondisi basah tanpa memikirkan Kesehatan, mereka tetap ingin menyaksikan dan mendukung tim kebanggaan mereka.
“Kami datang kesini dari pagi. Tolong buka (gerbang). Kami mau mendukung mereka,” teriak penonton kepada aparat keamanan untuk segera membuka gerbang agar mereka bisa masuk.
Aparat keamanan juga menegaskan, sesuai aturan kuota penonton hanya 25 persen. Namun, imbauan aparat itu tak digubris. Penonton tetap bersikeras agar pagar dibuka. “Buka, buka, buka,” teriak ratusan warga.
Sementara, Dansektor Mimika Ops Deraku Cartenz PON XX Papua, Kompol I Gede Putra mengatakan, pintu pagar akan segera dibuka setelah dilakukan sterilisasi GOR yang masih berisikan penonton tim Jawa Timur dengan NTB.
“Kita sterilisasi dulu. Penonton yang di dalam keluar dulu baru kita masukkan mereka. Kita semua tahu aturan. Ini juga hujan,” ujarnya.

Nah pada perebutan medali perunggu, tim futsal NTB mampu mengalahkan Jawa Timur dengan skor 5-1. Jatim yang menyandang predikat peraih medali perunggu PON XIX 2016 lalu, dipaksa mengakui keunggulan wakil NTB di bumi Papua.
NTB dibawah asuhan Coach Moch Bagus Widya Pura Nugraha yang menggunakan seragam kuning, langsung tancap gas dan mengatur ritme permainan di menit-menit awal babak pertama.
Gol pertama NTB terjadi pada ke-17 pleh Muhammad Fajrin Akbar melakukan sontekan setelah menerima umpan silang. Jatim yang berupaya membalas, selalu mampu dihalau penjaga gawang NTB Muhammad Wildan. Keasikan menyerang, NTB justru menambah keunggulan lewat serangan balik. Stefanus Aldyanto menyarangkan gol setelah melakukan kerja sama satu-dua dengan Satria Maulidia Prakasa.
Petaka kembali datang dari Jatim. Gol ketiga NTB tercipta melalui tendangan keras Romi Humadri dan mencatatkan namanya sebagai pencetak. Masuk babak kedua, Jawa Timur melakukan tekanan, namun tak berbuah peluang karena pertahanan NTB begitu rapih. Romi Humadri kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-18 untuk NTB. Skor pun bertambah jadi 4-0.
Tertinggal skor, Jawa Timur menerapkan skema power play di 10 menit terakhir demi mencari gol. Meski sempat kewalahan karena pertahanan rapat dari pemain NTB. Jatim memperkecil ketertinggalan di waktu tersisa 5 menit. Namun selang 1 menit kemudian, NTB menambah gol jadi 5-1. Pemain punggung 11, Andriano Athala melakukan tendangan jarak tanpa pengawalan kiper Jatim.
Di dua menit tersisa, kiper Jatim, Muhammad Ulul Arham diganjar kartu merah atas pelanggaran terhadap Moh Rizki Hadi Saputra. Hingga peluit panjang skor tetap bertahan 5-1 untuk kemenangan Nusa Tenggara Barat.
Kemenangan ini mengantarkan NTB sebagai peraih medali perunggu di PON XX 2021. Sedangkan Jawa Timur harus legowo turun ke peringkat empat dan melepas medali yang disandang.
Saat berita ini diturunkan, tuan rumah Papua tengah bersiap menantang Jawa Barat sebagai pemegang juara bertahan di pagelaran empat tahunan tersebut. Laga perebutan medali emas akan di helat pada Minggu, (3/10) Sore. (aha)
















