BANJARMASIN, fornews.co– Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan pejabat pemerintah harus siap bekerjasama dengan wartawan. Setiap pejabat menurut Tjahjo, sebagaimana dilansir gesuri.id, harus mau ditelepon oleh wartawan 24 jam untuk menyampaikan berbagai program pembangunan tingkat pusat hingga daerah.
“Karena peran pers sangat penting untuk menjadi penyampai pesan berbagai program kerja pemerintah pusat dan daerah,” katanya pada pembukaan seminar bertajuk “Best Practices Kepemerintahan yang Baik” di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (7/2).
Tjahjo menyebut peran pers bagi Pemerintah sangat pentig. Jika pemerintah membuat program tapi tidak dibantu disosialisasikan oleh media tidak akan berguna. “Jadi forum seperti ini sangat penting apalagi pemerintah dari mulai presiden sampai kepala desa, kepala pemerintahan, termasuk jajaran TNI Polri, tokoh-tokoh, dan perguruan tinggi memerlukan pers,” ungkapnya.
Mantan Mendagri itu juga mengatakan bahwa pers pun membutuhkan pemerintah sehingga kedua pihak harus selalu saling mengisi. “Termasuk juga pers memerlukan kita, makanya pemerintah hingga tingkat bawah atau kepala Humasnya harus siap ditelepon 24 jam,” ujarnya.
Tjahjo juga membandingkan PWI era reformasi dan orde baru yang menurutnya turut berubah. Ia mengatakan zaman dulu ketua PWI masih dirangkap oleh Menteri Penerangan (Menpen) Harmoko, peranan Menpen luar biasa karena setiap pagi diumukan harga cabai sekian harga bawang sekian sampai harga saham.
“Dulu susah untuk membuat media tapi sekarang di era demokrasi yang kian berkualitas membikin media menjadi mudah, sehingga kualitas harus terus meningkat juga,” tandasnya. (ari)
















