PALEMBANG, fornews.co – PT Pelindo II (Persero) atau Indonesia Port Corporation II (IPC) melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemprov Sumsel terkait pengembangan Pelabuhan Laut Dalam di Tanjung Carat.
Nota kesepahaman bersama tersebut ditandatangani Gubernur Sumsel Herman Deru dan Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya di Hotel Aryaduta Palembang, Jumat (15/03).
Setelah MoU, Herman Deru berharap segera ada realisasi nyata untuk percepatan pembangunan. Dengan kata lain, ia tak ingin hanya sebatas MoU, namun segera ditindaklanjuti dengan Memorandum of Action (MoA).
Percepatan yang dimaksud meliputi, investigasi dari pihak Pelindo tentang draft hingga rencana bisnisnya ke depan.
“Akhirnya mimpi kita memiliki Pelabuhan Laut Dalam mendekati kenyataan. Bahagia betul saya dua hari ini sampai gak berhenti bersiul. Kemarin sudah mengoperasikan Pelabuhan Laut TAA yang sudah 15 tahun dibangun. Tadi pagi (Jumat) juga saya melepas ekspor komoditas di Boombaru dan ini MoU soal Tanjung Carat. Semoga ini bukan sekadar MoU, tapi MoA (memorandum of action),” kata Herman Deru.
Dengan kehadiran Pelabuhan Laut Dalam nantinya, diharap dapat semakin memperlancar arus distribusi barang dari dan ke wilayah Sumsel. Jika telah beroperasi tentu para pengusaha ekspor di Sumsel tak perlu jauh-jauh lagi ke Lampung dan Bengkulu atau Padang untuk mengirim barang.
“Nanti di Pelabuhan Laut Dalam ini kapal-kapal bermuatan 30.000 ton bisa masuk dengan minimal draft 10.000 ke atas. Besar pelabuhan yang akam dibangun juga tidak tanggung, tapi luas pelabuhan harus dipersiapkan sampai masa mendatang dan tidak sempit,” tutur dia.
Kehadiran pelabuhan ini tentunya akan berdampak baik dari sisi perekonomian rakyat.
“Tanpa dukungan semua pihak, kerja sama ini bisa jadi hanya hitam di atas putih saja. Makanya kita minta dukungan, karena kita punya komoditas banyak,” im
Dirut IPC Elvyn G Masassya mengatakan, rencana kerja sama yang dituangkan dalam MoU ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Provinsi Sumatra Selatan pada khususnya, dan perekonomian nasional di Indonesia pada umumnya.
“IPC menjalin sinergi usaha dengan bentuk penyiapan rencana kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan yang dituangkan dalam nota kesepahaman bersama terkait pengembangan Pelabuhan Laut Dalam dan sekitarnya, serta kelancaran arus barang di Provinsi Sumatra Selatan,” ungkapnya.
Selain dengan Pemprov, IPC juga melakukan MoU dengan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatra Selatan ntuk mendorong penataan dan pengembangan pelabuhan di Sumsel.(bas)
















