
PALEMBANG, Fornews.co – Upaya menyokong kegiatan perekonomian dengan pengembangan koperasi di Sumsel terus dimatangkan.
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Joko Imam Santoso menilai, saat ini Pemprov Sumsel telah memiliki dua unit Koperasi Bina Praja. Meski sempat mengalami mati suri, namun dalam waktu singkat sudah bisa operasional kembali. “Bahkan dalam waktu dekat, sebuah kedai akan kita buka juga,” tegas Joko dalam rakor operasional Pasar Tani yang akan bekerja sama dengan koperasi Bina Praja Sumsel, Jumat (10/2).
Rapat ini sendiri menarget membuka langsung dua pasar tani sekaligus. Pasar pertama berada di simpang BLK dan pasar kedua direncankan berada di Abi Hasan. Untuk pasar yang berada di Simpang BLK saat ini sudah ada dan akan dikondisikan kembali pasar tersebut. Kemudian Pasar di Abi Hasan yang masuk dalam kepengurusan lahan.
“Usahakan pedagang yang sudah ada di pasar BLK saat ini jangan digusur tetapi jadikanlah mereka sebagai rekan kita di pasar tersebut,” tegas Joko.
Keberadaan Koperasi Bina Praja ini, lanjutnya, akan berupaya merangkul para petani pedagang. Pasar penyeimbang ini akan bekerja sebagaimana kita dapat menjual hasil pertanian di bawah harga penjual lainya. “Koperasi saat ini sudah punya nama, punya modal dan punya pasar. Tentunya itu semua akan membantu pasar penyeimbang kita,” tambah Kepala Dinas Pertanian Erwin Noor Wibowo STP. (tul)

















