
SEKAYU, fornews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), akan ikut dalam lomba kabupaten/kota peduli Hak Asasi Manusia (HAM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM, pada Agustus mendatang.
Demikian disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum Setda Muba, Dicky Meirando SSTP MH pada rapat koordinasi persiapan penilaian Kabupaten/kota peduli HAM tahun 2017 di ruang rapat Asisten II Setda Muba, Rabu (26/04). Rapat diikuti Sekretaris dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dicky menjelaskan, ketentuan penilaian untuk lomba ini banyak sekali itemnya yang mencapai beberapa jenis penilaian. “Ada yang berkaitan dengan terpenuhinya, hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kemudian ditambahkannya, kriteria daerah kabupaten/kota peduli HAM bertujuan untuk memotivasi pemerintah daerah melaksanakan penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM. “Di samping itu, juga bertujuan untuk mengembangkan OPD dan instansi vertikal di daerah dalam rangka penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM, serta memberikan penilaian terhadap struktur, proses dan hasil capaian kinerja pemerintah daerah,” terangnya.
Asisten III Setda Muba, H Ibnu Saad SSos MSi selaku pimpinan rapat mengatakan, pada dasarnya jika kita ingin lebih awal, seharusnya sudah dari tahun-tahun terdahulu kita mampu meraih penghargaan sebagai Kabupaten pedulu HAM dari Kementerian Hukum dan HAM. Namun adanya kesalahan dari kita yang kurang berkoordinasi terhadap produk hukum yang ada, maka dari itu kita tertinggal. Oleh karena itu, rapat pada hari ini yaitu membahas terkait data ataupun berkoordinasi dengan antar OPD agar tepat sasaran pada poin penilaian.
“Dapat kita lihat, produk hukum sekarang sejak 2017 saya perhatikan lebih modern. Ini tentu seharusnya menjadi terobosan yang baik, karena dengan begitu berbagai terobosan demi kemajuan Kabupaten Muba, dengan tujuan agar bermanfaat bagi masyarakat di sini. Mari kita bekerja bersama untuk mencapai perwujudan kabupaten peduli HAM,” tandasnya. (cak)

















