Pemkab Muba Penuhi Sertifikat Hak Atas Tanah Warga Perumahan Becak

Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin menyerahkan SHM kepada 50 kepala kluarga Perumahan Serasan Sekate (Perumahan Becak) yang berlangsung di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (08/01). (foto: humas pemkab muba)

SEKAYU, fornews.co – Setelah menunggu puluhan tahun, akhirnya warga Perumahan Becak di Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dapat tersenyum setelah pemerintah daerah setempat, memberikan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanas secara gratis.

Penyerahan SHM ini diserahkan langsung oleh Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin kepada 50 kepala kluarga Perumahan Serasan Sekate (Perumahan Becak) yang berlangsung di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (08/01).

“Alhamdullilah, setelah penantian puluhan tahun, akhirnya kami warga Perumahan Becak bisa menerima sertifikat (SHM) ini. Kami ucapkan terima kasih banyak kepada pak Bupati H Dodi Reza Alex Noerdin, bersama jajaran Pemkab Muba, telah berupaya menyelesaikan permasahan kami ini, ” ucap Hartati (54) salah satu warga Perumahan Becak, sambil menunjukan sertifikat yang baru diterimanya.

Menurut Hartati, pihaknya hanya menerima bersih. Semua dalam kepengurusan pemerintah. Bahkan warga tidak dipungut biaya sama sekali (gratis). Raut wajah sumringah juga terpancar dari warga Perumahan Becak lainnya. Karena dengan memegang SHM ini mereka tak perlu ragu dan was-was lagi terkait kepemilikan lahan yang selama ini mereka tempati.

Penyerahan turut disaksikan Sekda Muba,Dr H Apriyadi MSi, Kepala Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Muba, diwakili Kepala Seksi Penataan Pertanahan, Holomoan Tambunan SSos SH, Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Camat Sekayu.

Dalam sambutannya Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, penyerahan sertifikat pada hari ini telah melalui proses yang cukup panjang. Namun, berkat kerja keras Pemkab Muba, dan pihak BPN akhirnya sebanyak 50 sertifikat bisa diberikan secara gratis ke warga Perumahan Becak.

“Alhamdulililah, akhirnya penantian Warga Perumahan Becak sejak tahun 1996 atas hak kepemilikan tanah dan bangunan yang dimiliki warga secara legal dapat diterima hari ini, sesuai dengan program pusat, penyerahan setifikat kepada warga harus digratiskan, walapun prosenya sulit namun berkat kerjasama yang baik, akhirnya bisa terselesaikan,” katanya. (bas)

Loading...