PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC gagal membawa pulang poin penuh yang sudah di depan mata dari kandang Blitar Bandung United. Gol penalti detik-detik terakhir yang diperoleh BBU membuat kedudukan imbang 2-2.
Meski bermain tandang, Sriwijaya mampu mendominasi pertandingan. Bahkan kondisi lapangan Stadion Siliwangi yang cukup kering tak menyulitkan Sriwijaya memperagakan permainan cepat.
Laskar Wong Kito bahkan membuka keunggulan saa pertandingan memasuki menit 34. Tendangan bebas yang diambil Edy Gunawan dari depan kotak penalti gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper BBU Reky Rahayu. Bola yang memantul ke arah gawang menjadi liar dan disambar dengan cepat oleh Ahmad Ihwan membawa Sriwijaya FC unggul 1-0.
Babak kedua berjalan 10 menit, Ihwan mencetak gol keduanya di laga ini. Lagi-lagi menyambut tendangan bebas Edy Gunawan di sisi kanan pertahanan BBU ke tiang jauh, Ihwan yang lepas dari kawalan dengan bebas menyundul bola ke arah gawang yang tak mampu dihalau kiper BBU Reky.
Unggul dua gol, Sriwijaya tampak mengendurkan tekanan. BBU yang mengejar defisit dua gol tampak meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat di menit 81 saat penyerang BBU Rezham Baskoro mencetak gol untuk menipiskan kedudukan 1-2. Berawal dari sepak pojok di sisi kanan pertahanan Sriwijaya, bola yang mengarah ke tengah kotak penalti disundul Rezham yang berdiri bebas tanpa kawalan. Bola yang sebenarnya mengenai Hapit di tiang dekat tetap meluncur deras ke gawang.
Saat pertandingan memasuki menit 90+3, petaka datang bagi Sriwijaya. Pada sebuah serangan BBU, Tantan yang lolos ke kotak penalti mendekati gawang Sriwijaya. Melepaskan tendangan ke gawang, bola mengenai tangan Bruno Casimir. Tanpa ragu, wasit M Erfan Effendi dari Jawa Timur menunjuk titik penalti.
Rezham Baskoro yang mengeksekusi penalti berhasil mengecoh Galih Sudaryono untuk membawa kedudukan kembali imbang 2-2. Usai gol penyeimbang tersebut, pertandingan pun berakhir. Kedua tim harus puas berbagi angka di laga ini. (ije)

















