
PALEMBANG-Pernyataan pengunduran diri dari partai secara tiba-tiba yang diutarakan Wakil Ketua Bidang Pengkaderan DPW PAN Sumsel Supadmi kohar, banyak belum diketahui rekan-rekan partainya.
Wakil Ketua Bidang UKM DPW PAN Sumsel Asnadi CA menuturkan, bahwa secara resmi belum mengetahui perihal pengunduran diri rekannya tersebut. Namun, dia sudah melihat dari status facebook milik Supadmi Kohar. “Belum tahu, karena di sekretariat belum menerima surat pengunduran dirinya. Saya baru dapat info itu dari status facebook yang bersangkutan,” tuturnya.
Asnadi mengatakan, sebenarnya sikap pengunduran diri Supadmi Kohar tersebut merupakan hak pribadi. Tidak ada pengaruh dari semua hal yang terjadi dalam tubuh partai. Tapi, kalau secara formalnya, pengunduran diri itu harus melalui surat. “Kecuali kalau yang bersangkutan pindah partai, itu otomatis keluar,” katanya.
Asnadi menilai, sosok Supadmi Kohar merupakan figur yang memiliki kinerja bagus. Apalagi, saat rapat umum partai pada Minggu (9/10) malam lalu, mereka sempat berdiskusi tentang pengkaderan. “Tidak ada bicara tentang pengunduran diri. Karena memang kinerja dia bagus,” tukasnya.
Saat ditanya apakah DPW PAN segera melakukan reshuffle, Asnadi menjawab, kalaupun ada reshuffle itu bukan karena pengunduran Supadmi Kohar. Tapi karena ada beberapa anggota yang rangkap jabatan. Karena ada pengurus DPW yang juga jadi pengurus DPD. “Jumlahnya ada puluhan orang, dari total 83 pengurus DPW. Untuk yang rangkap jabatan itu ya nanti mereka menyatakan sikap. Karena selama ini mereka tahu sudah jadi pengurus DPW, tapi tetap dilantik jadi pengurus DPD,” tukasnya.
Pada Rabu (12/10) malam lalu, Supadmi yang sudah di informasikan lewat SMS dan status di akun facebook Supadmi Kohar (Padmi), yang tertulis “Mohon pamit dari PAN Sumsel. Setelah +- bersama PAN. Hari ini saya Supadmi Kohar Wakil Ketua DPW PAN/Ketua Perkaderan. Periode 2015 -2020. Menyatakan mundur dan berhenti dari PAN. Kepada saudaraku Kader PAN Sumsel dengan segala kerendahan hati, yang dibingkai ketulusan hati Kubentangkan kata utk kita berjabat tangan mohon maaf atas segala kesalahan dan ke khilafan. Wassalam Supadmi Kohar,” tulis akun facebook tersebut.
Bahkan, Supadmi menjawab salah satu komentar dari Noviarman Kailani, “Setelah melakukan perenungan dan sudah ditinjau dari berbagai aspek (Meminjam istilah Harun Nasution) . Itulah keputusannya. 18 tahun dindo raso sudah cukup mengabdi PAN. Sekarang saatnya adinda mengambil keputusan dan sikap, disaat kondisi PAN tenang. Insya Allah ini bagus utk PAN,” ujarnya.(tul)
















